Savic yang memperkuat Atletico Madrid merusak suasana sepanjang pertandingan bahkan hingga bubaran.
Pada perempatfinal leg kedua yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano, markas Atletico, suasana berubah menjadi anarki ketika Savic yang merupakan mantan bek City mengikuti Jack Grealish di dalam terowongan dan menyerang pemain timnas Inggris itu setelah peluit panjang dibunyikan.
Pelatih City Pep Guardiola juga terkena lemparan botol dari tribun penonton saat ia berlari menyusuri terowongan untuk masuk ke ruang ganti.
Pertemuan Atletico kontra City memang berlangsung panas. Semua berawal saat bek tengah Atletico Felipe mendapat kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Phil Foden yang memicu perkelahian di sudut lapangan.
Foden yang terguling masuk ke area pertandingan diseret Savic keluar karena dianggap mengulur waktu, hal mana yang memicu kericuhan.
Savic yang emosi awalnya menanduk Raheem Sterling dan terlibat perang kata dengan Grealish. Saat mendekati Grealish, Savic yang sempat membela City satu musim tahun 2011-2012 kemudian menarik rambut sang lawan, membuat pemain dari kedua tim pun tersulut emosi. Nyatanya, keributan belum reda karena saat laga bubaran, di terowongan menuju kamar ganti pemain dari kedua tim kembali rebut dan kembali melibatkan Savic dan Grealish.
Empat polisi setempat mengenakan perlengkapan anti huru hara bergegas menuju ruang ganti untuk mengamankan suasana.
Marcos Llorente terlihat melempar benda ke arah Aymeric Laporte di area terowongan itu dilanjutkan dengan adu fisik.
Bek Atletico Sime Vrsaljko juga diduga melemparkan sebuah benda ke arah pemain dan staf City dan melakukan gerakan meludah.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa," kata Guardiola usai pertandingan dilansir dari Dailymail.co.uk. “Jangan bicara tentang wasit atau lawan. Semua orang melihat aksinya, itu saja. Kami akan makan malam dan kemudian kami bersiap untuk semifinal Piala FA,” ujar Guardiola lagi dengan santai.
Sementara Atletico merasa mereka telah melakukan cukup untuk lolos ke empat besar. "Saya bangga dengan setiap rekan satu tim saya," kata kapten Atletico Koke. “Ketika Anda memberikan segalanya di lapangan, tidak ada yang perlu disesali. Kami sedikit kecewa,” imbuhnya.
Editor: Aspian Nur