Namun tak banyak orang tahu ada sisi lain dari pemain berposisi gelandang ini terkait dengan otot kakinya yang menonjol dan cara memakai kaus kaki yang hanya setengah.
Dilansir dari laman Thesun.co.uk Rabu (13/4/2022) hari ini, mantan pemain Aston Villa berharga 100 juta poundsterling atau setara Rp1,8 miliar ini mengungkapkan hal itu.
Grealish mengungkap otot kaki bawahnya yang menonjol merupakan factor genetic dari keluarga dan hasil latihan sepakbola. "Saya sebenarnya tidak melakukan apa-apa, itu factor genetic dalam keluarga. Kakek saya juga memiliki betis yang besar ketika dia bermain sepak bola,” ungkap Grealish.
"Saya tidak melakukan latihan khusus untuk betis atau rutinitas betis di gym atau apa pun. Sejujurnya, itu hanya sesuatu yang saya lakukan sejak saya masih muda," imbuhnya.
Sementara mengenai ciri khas kaus kakinya yang rendah, Grealish ternyata percaya hal-hal takhyul dibaliknya.
"Saya berusia sekitar 14 atau 15 waktu itu dan kami disponsori Macron di Aston Villa dan kaus kaki yang digunakan ternyata menyusut saat dicuci. Dalam latihan kaus kaki saya tidak bisa melewati betis saya sampai ke atas karena sangat kecil,” sebut pemain bernomor punggung 10 di City ini.
"Jadi saya mulai memakainya di bawah betis saya dalam latihan dan ternyata musim itu saya bermain dengan sangat baik. Jadi saya mulai memakai kaus kaki saya di bawah betis saya dalam permainan," ucap Grealish.
Grealish saat memperkuat Aston Villa juga diketahui percaya pada hal-hal yang mustahil dimana dalam satu pertandingan yaitu laga penentu menghadapi Derby County menuju Liga Inggris tahun 2019, dia mengenakan sepasang sepatu bot usang dan ternyata Villa mengalahkan Derby.
Grealish bahkan tetap bertahan mengenakan sepatu rusak itu meski jari kakinya hampir terlihat dibagian depan.
Saat ini Grealish berjuang untuk bangkit bersama Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar setelah kekalahan di final Euro 2020 dari Italia.
"Saya masih melihat ke belakang, itu luar biasa. Itu adalah salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya tapi setelahnya saya akan tetap menatap ke depan di Qatar,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur