Saat itu, Manchester United yang jadi tamu di markas Everton, Goodison Park, kalah 1-0 dari tuan rumah. Terbawa emosi, Ronaldo yang berjalan menuju kamar ganti merebut sebuah telepon genggam milik fans The Toffees yang hendak mengambil foto dirinya.
Tak terima dengan perlakuan Ronaldo, sang ibu anak tadi langsung bereaksi dengan menyebut Ronaldo "menyerang seorang anak"
Belakangan diketahui si anak yang handphone-nya dibanting Ronaldo adalah Jake, berusia 14 tahun dan menonton bersama ibunya Sarah Kelly. Menonton laga Everton kontra United ternyata jadi yang pertama bagi mereka datang ke stadion.
Sebenarnya Ronaldo sudah menyatakan permintaan maaf atas apa yang dilakukannya dengan alasan terbawa emosi karena kekalahan Setan Merah saat itu dan klubnya mengatakan tidak lagi menyelidiki masalah tersebut, namun dia masih menghadapi penyelidikan oleh polisi Merseyside.
Dan kini bintang sepakbola yang tahun lalu menduduki peringkat sebagai atlet paling dermawan di dunia itu tersingkir oleh yayasan tempatnya bekerja sebagai duta besar. Save the Children yang mengkampanyekan "Save, Healthy and Learning" mengatakan dalam sebuah pernyataan dilansir dari laman Thesun.co.uk Senin (11/4/2022) hari ini.
“Cristiano Ronaldo telah menjadi pendukung pekerjaan Save the Children untuk keluarga miskin di seluruh dunia. Tapi dia tidak bekerja dengan Save the Children lagi sejak Juli 2018 dan tidak lagi menjadi duta Save the Children,” ujar mereka.
Pernyataan ini disampaikan karena Save the Children tak ingin disangkut pautkan dengan ulah Ronaldo yang dianggap melakukan hal tak menyenangkan terhadap anak-anak.
Ronaldo bergabung dengan badan amal tersebut pada tahun 2013 sebagai Duta Global untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk mencapai potensi mereka, menurut siaran pers saat itu.
Ronaldo juga merupakan duta besar untuk UNICEF Portugal - bagian dari organisasi terkemuka dunia yang bekerja untuk anak-anak dalam bahaya.
Terkait hal ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ronaldo.
Editor: Aspian Nur