Serangan mengerikan itu terjadi di rumah Chong di Sale, Greater Manchester Minggu (16/3/2022) dini hari tadi. Dilansir dari laman Thesun.co.uk hari ini, tiga pria mengenakan topeng atau balaclava mendobrak rumah Chong jam tiga dini hari saat pemain berambut gimbal itu sedang tidur.
Para perampok yang masuk rumah langsung menodong Chong dengan pisau di leher dan menuntut agar dia menyerahkan barang-barang termasuk perhiasan, jam tangan, dan tas desainer wanita. Uniknya, saat mengancam Chong, para perampok itu mengejek si pemain yang tak memiliki pengamanan ketat di rumahnya sehingga mereka bisa bebas masuk.
“Itu adalah pengalaman yang mengerikan baginya. Dia terbangun saat melihat tiga pria bersenjata mengenakan balaclavas, memegang pisau dan mengarahkan ke tenggorokannya. Mereka juga menyorotkan api ke matanya dan memerintahkannya untuk bangun dan memberi mereka barang-barang, termasuk jam tangan,” ujar warga setempat.
“Sepertinya mereka tahu apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka kejar. Mereka tahu siapa pemain itu dan memanggilnya dengan namanya. Para perampok itu mengatakan kepada Chong harus meningkatkan keamanannya di rumahnya perampokan akan kembali terjadi,” paparnya
“Dia sangat terguncang. Geng perampok itu profesional dan sepertinya mereka pernah melakukannya sebelumnya, mungkin untuk pemain lain," ucapnya.
Polisi sudah melakukan penyelidikan dan mengatakan ada kemungkinan para perampok itu memantau media sosial pemain untuk mengetahui harta kekayaan mereka.
Chong sendiri merupakan pemain timnas Belanda U-21 Chong dan telah dipinjamkan ke Birmingham City musim ini. Di klub itu Chong menderita cedera pangkal paha Oktober 2021 lalu dan sedang dalam masa penyembuhan di Kota Manchester saat perampokan terjadi.
Polisi mensinyalir geng terorganisir berada di balik pembobolan di rumah para pemain top Manchester. Sebagian besar menjadi sasaran saat mereka pergi dengan tim mereka untuk bertanding.
Apa yang terjadi dengan Chong merupakan peristiwa perampokan kelima yang terjadi di rumah pesepakbola di kota itu dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Sebelumnya rumah pemain Manchester United Victor Lindelof yang juga pemain timnas Swedia berusia 27 tahun dan tinggal di dekat rumah Pogba, dirampok 19 Januari 2022 lalu.
Rumah sang bek menjadi sasaran saat ia bermain untuk Setan Merah di Brentford. Pembobolan itu terjadi empat hari setelah rumah rekan setim United lainnya Jesse Lingard digerebek dua mil jauhnya di Bowdon.
Pemain berusia 29 tahun itu dirampok pakaian dan perhiasan senilai 100.000 poundsterling saat ia bermain untuk United di Aston Villa 15 Januari 2022.
Pemain andalan Portugal yang membela Manchester City Joao Cancelo rumahnya juga dirampok. Pemain 27 tahun itu sedang berada di rumah ketika perampok menyerang rumahnya di dekat Hale pada bulan Desember.
Cancelo memposting foto-foto wajahnya yang luka dan memar setelah melawan para perampok. Sementara rumah Paul Pogba dirampok pada 15 Maret pekan lalu saat dirinya membela Manchester menghadapi Atletico Madrid di 16 Besar Liga Champions.
Kedekatan waktu perampokan memicu kekhawatiran para pesepakbola di Barat Laut khususnya di selatan Manchester selalu menjadi sasaran. Kondisi rumah yang dekat dengan jalan raya membuat rute pelarian cepat dan dikhawatirkan akan menarik geng dari seluruh wilayah untuk terus datang.
Perampokan yang terus terjadi membuat klub lain selain duo Manchester, seperti Burnley, Everton dan Liverpool, berbicara dengan para pemain tentang bahaya dan mengirim staf ke rumah mereka untuk meninjau keamanan di kediaman mereka.
Editor: Aspian Nur