"Sejujurnya, ini berjalan sangat baik. Hasil yang kami dapati dengan pengaspalan ulang ini telah membuat kami sangat yakin kami memiliki hasil sebaik mungkin yang bisa diraih dalam waktu yang sangat singkat," kata Simon Gardini dilansir dari laman resmi MotoGP Kamis (17/3/2022) hari ini.
Lintasan sepanjang 1,6 km telah diaspal ulang, jalur lalu lintas ganda baru dibangun di depan sirkuit dan pembaruan lainnya dilakukan untuk menjadikan tempat tersebut sebaik mungkin.
"Semua laboratorium, tes fisik, inspeksi visual dari permukaan lintasan di lapangan, ITDC, MGPA dan R3, semuanya merasa proses itu telah berjalan dengan baik atau lebih baik dari yang kami kira dalam waktu yang singkat itu," paparnya.
Sejatinya menurut Gardini, pengaspalan ulang seperti ini berlangsung sekitar tiga atau empat bulan sebelum MotoGP.
"Biasanya permukaan seperti ini dikerjakan lebih lama, tiga atau empat bulan sebelum ajang, jadi kami akan menunggu ketika motor-motor tersebut ke lintasan untuk melihat bagaimana hasilnya dalam waktu yang singkat," jelasnya lagi.
“Ini berjalan sangat baik dan jujur, hasil yang kami dapatkan dengan pelapisan ulang membuat kami benar-benar yakin mendapatkan hasil sebaik yang Anda bisa dapatkan dalam waktu yang sangat singkat,” tegasnya.
Para pakar yang dilibatkan juga telah menguji daya cengkeram lintasan. Gardini mengklaim, level grip lintasan telah ditingkatkan 80 persen.
"Bahkan saat ini mungkin di sana punya lebih banyak grip ketimbang bagian trek tidak diaspal ulang," ucap Gardini.
MotoGP di Sirkuit Mandalika akan berlangsung pada 18-20 Maret. Ini adalah balapan musim perdana MotoGP di Indonesia, setelah 25 tahun lalu berlangsung di Sentul, Bogor.
Para pebalap akan melakukan tes lintasan Jumat (18/3/2022) besok mulai dari Moto3, Moto2 dan MotoGP.
Kalau semua berjalan lancer dan sukses, apresiasi layak diberikan kepada Simon Gardini dan timnya atas kerja keras mereka untuk membuat sirkuit sebaik mungkin dalam waktu singkat.
Editor: Aspian Nur