Emmanuel Pacquiao yang dijuluki Jimuel bertarung melawan Andres Rosales hanya enam bulan setelah ayahnya yang bertatus petinju legendaris pensiun dari dunia olahraga yang membesarkan namanya itu.
Itu adalah pertarungan amatir pertama Jimuel yang saat ini berusia 21 tahun dimana setelah pertarungan yang sulit berhasil meraih kemenangan.
Jimuel mendaratkan sejumlah pukulan jab kiri dan pukulan keras yang mengesankan ke wajah Rosales sepanjang pertarungan. Namun Rosales memberikan perlawanan yang seimbang pada pertarungan ini.
Meski total poin kemenangan untuk Jimuel tak disebutkan para juri, tapi setidaknya kemenangan putra Pac Man itu membuktikan kalau karirnya dimulai dengan baik.
Sang ayah sendiri tidak bisa datang saat sang anak bertanding dan memberi selamat kepada putranya dalam sebuah posting di Instagram.
“Selamat kepada putra saya @pacquiao.emmanuel karena telah berjuang dan memenangkan pertarungan amatir AS pertamanya di kelas welter junior! Aku sangat bangga padamu,” tulis Pacquiao dilansir dari laman Dailymail.co.uk Selasa (15/3/2022) hari ini.
Jimuel yang terinspirasi dari ayahnya mewakili Wild Card Boxing Club, klub tinju dimana Pacman mengawali karir di dunia olahraga adu pukul ini.
Jimuel juga memilih pelatih yang sama dengan ayahnya yaitu Marvin Somodio, yang optimistis terhadap kans anak muda itu berprestasi.
“Ini hanya pertarungan amatir pertamanya, tetapi dia menunjukkan kepada saya dia memiliki hati. Dia akan menjadi lebih baik dan lebih kuat,' sebut Somodio.
Jimuel sebelum memutuskan jadi petinju pernah mencobah karir sebagai model dan influencer media sosial. Namun dengan kemenangan perdananya itu setidaknya bisa membuat dirinya melupakan dunia lain selain mengikuti jejak sang ayah.
Manny Pacquiao terakhir bertarung pada Agustus 2021 tahun lalu, kalah dalam pertarungan pertamanya dalam hampir dua tahun dari petinju Kuba Yordenis Ugas.
Pada 19 September, Pacquiao mengumumkan ia akan mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina dalam pemilihan 2022.
Sehari kemudian, dia mengkonfirmasi pengunduran dirinya dalam sebuah wawancara. “Karier tinju saya sudah berakhir. Itu dilakukan karena saya sudah lama bertinju dan keluarga saya mengatakan itu sudah cukup,” ujar Pacquiao saat itu.
Editor: Aspian Nur