Namun pemain berusia 31 tahun itu menemukan kembali performa terbaiknya yang sempat hilang saat bergabung dengan klub Turki, Adana Demirspor, bermain di Liga Super negara tersebut dan sudah mencetak 8 gol dari 21 laga.
Wajar kalau Roberto Mancini pun kembali “jatuh hati” kepada Balotelli dan memanggilnya lagi untuk memperkuat Gli Azzurri berlaga di play-off Piala Dunia menghadapi Makedonia Utara Maret 2022 mendatang.
Ya, setelah tiga tahun sejak terakhir kali tahun 2018 silam, Super Mario, julukan Balotelli, kembali mengenakan jersey Italia bersama 35 pemain lain yang dipanggil saat jeda internasional bulan ini.
Mencetak sembilan gol dalam 21 penampilan dianggap Mancini cukup baik dan memberinya kesempatan bersaing lagi dengan striker lain seperti Ciro Immobile, Giacomo Raspadori, Gianluca Scamacca dan Joao Pedro yang dianggap kurang tajam.
Timnas Italia tumpul di lini depan dan itu terlihat saat kualifikasi Piala Dunia terakhir mereka melawan Irlandia Utara November 2021 lalu yang berkesudahan 0-0, membuat Swiss melompati mereka ke posisi teratas grup.
Bukan jalan mudah bagi Italia untuk berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar mengingat kalau bisa melewati Makedonia Utara mereka bakal berhadapan dengan Portugal di final play-off.
Balotelli tentu sangat berharap bisa terlibat dalam pertandingan itu dan ingin membuktikan kemampuannya kepada Mancini. Keduanya diketahui sudah kenal baik sejak mereka bersama di Manchester City di Premier League.
"Saya dalam kondisi bagus. Dalam usia 31 tahun, bermain untuk tim nasional adalah hal normal," kata Balotelli dilansir dari laman Marca.com Selasa (25/1/2022) hari ini.
"Saya harap Italia bisa lolos ke Piala Dunia di Qatar karena layak mendapatkannya. Saya tak tahu mengapa Italia sampai harus berjuang di babak play-off namun hal seperti ini bisa terjadi. Dia (Mancini) memberikan debut untuk saya dan saya harap dia melihat bagaimana saya mengakhiri karier di timnas Italia," harap Balotelli.
Editor: Aspian Nur