Peristiwa ini terjadi sesaat sebelum laga dimana 50 ribu penonton berdesakan masuk Stadion Olembe yang terletak di Ibu Kota Kamerun, Yaoundé. "Beberapa orang terluka," kata Olinga Prudence, seorang perawat setempat dilansir Korankaltim.com dari Marca.com pagi ini. "Kami harus mengevakuasi mereka ke rumah sakit khusus," katanya tanpa menyebutkan berapa orang yang meninggal dunia.
Saat kejadian, 50 ribu fans Indomitable Lions, julukan Kamerun, mencoba memasuki stadion secara bersamaan dimana kapasitas maksimum stadion hanya 60 ribu dan dikurangi menjadi kapasitas maksimum 80 persen karena pandemic Covid-19, yaitu total sekitar 48.000 penonton.
Gubernur Wilayah Tengah Kamerun Naseri Paul Biya menyatakan jumlah penonton yang meninggal bisa lebih banyak. “Kami tidak dalam posisi untuk memberi informasi jumlah total korban dalam kejadian ini,” ujar Biya.
Dari video yang beredar dan saksi di stadion terlihat penonton dewasa dan anak-anak terjebak dalam aksi desak-desakan saat penjaga pintu stadion menutup gerbang dan berhenti mengizinkan orang masuk sehingga mereka tertahan di luar stadion.
“CAF mengetahui insiden yang terjadi di Stadion Olembe selama pertandingan TotalEnergies Africa Cup of Nations antara tuan rumah Kamerun dan Komoro malam ini, 24 Januari 2022. CAF saat ini sedang menyelidiki peristiwa ini dan mencoba untuk mendapatkan rincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi,” kata
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
“Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah Kamerun dan komite penyelenggara lokal. Presiden CAF Dr Patrice Motsepe mengirim Sekretaris Jenderal Veron Mosengo-Omba untuk mengunjungi rumah sakit di Yaounde,” imbuh mereka.
Kamerun menjadi tuan rumah Piala Afrika (AFCON) untuk pertama kalinya dalam 50 tahun setelah 2019 batal karena diambil Mesir mengingat saat itu Kamerun dianggap belum siap terutama stadion termasuk Stadion Olembe.
Insiden yang terjadi ini jadi pukulan serius kedua negara itu dalam waktu sehari setelah setidaknya 17 orang tewas akibat kebakaran yang dipicu oleh serangkaian ledakan di sebuah klub malam di Yaounde Minggu (23/1/2022) lalu.
Terlepas dari itu, pada pertandingan tersebut Kamerun menang tipis 2-1 dalam laga yang semestinya mereka menangi, mengingat Komoro memainkan bek kiri sebagai kiper akibat merebaknya Covid-19 di dalam tim.
Namun Kamerun mendapatkan perlawanan ketat, dengan gol Karl Toko Ekambi dan Vincent Aboubakar dibalas oleh Youssouf M'Changama. Sebagai catatan, Kepulauan Komoro juga sudah kehilangan pemain di menit ketujuh karena Nadjim Abdou dikartu merah.
Editor: Aspian Nur