Anak asuh pelatih Jose Mourinho seolah jadi tim yang baru bisa bermain sepakbola saat mengadapi klub yang berlaga di Eliteserien, kasta sepakbola tertinggi di Norwegia.
Di laga ini Mourinho melakukan rotasi dengan banyak menurunkan pemain pelapis. Hasilnya, baru 8 menit gawang Roma sudah kebobolan lewat
Erik Botheim digandakan Patrick Berg menit 20. Botheim mencetak gol kedua menit 52 serta dwigol Ola Solbakken 71 dan 80 yang mengapit gol Amahl Pellegrino menit 78. Satu-satunya gol Roma dicetak Carles Perez menit 28.
Kekalahan ini lebih memalukan ketimbang saat dibantai Bayern Munich dan Manchester United di Liga Champions dengan skor 1-7 mengingat lawan yang dihadapi sama sekali tak populer.
"Kami harus meminta maaf kepada fans kami dan bangkit di laga berikutnya," kata kapten Roma Lorenzo Pellegrini dilansir dari laman Dailymail.co.uk.
“Kami harus memastikan kami belajar dari hal memalukan ini dan harus bekerja jauh lebih keras, karena masih ada pertandingan yang harus dimenangi," imbuh Pellegrini.
Ini jadi kekalahan kedua secara beruntun yang ditelan Roma usai akhir pekan lalu tumbang di markas Juventus.
Roma kini menempati posisi kedua klasemen Grup C UEFA Conference League dengan enam poin dari tiga laga. Bodo/Glimt naik ke puncak klasemen Grup C dengan tujuh angka.
Sementara Mourinho mengaku bertanggungjawab atas kekalahan memalukan ini. "Saya memutuskan untuk main dengan line-up yang ada karena keterbatasan pemain, ini tanggungjawab saya," sebut Mou.
"Kami kalah dari tim yang menunjukkan kualitas lebih saat kami hanya memiliki 13 pemain tersedia,” jelasnya.
Sementara wakil Italia lainnya, Lazio, ditahan imbang tanpa gol Olympique Marseille. Napoli berpesta gol saat menjamu wakil Polandia, Legia Warsaw, di Stadion Diego Armando Maradona. Il Partenopei menang 3-0 lewat gol Lorenzo Insigne menit 76, Victor Osimhen menit 80 dan Matteo Politano menit 95.
Editor: Aspian Nur