Pada pertandingan ini, kedua tim saling bikin gol di tiap babak. Diawali gol pembuka menit 9, dibalas dua gol Leipzig Andre Silva menit 28 dan Nordi Mukiele menit 57 babak kedua.
Dalam posisi tertinggal, Messi jadi pahlawan PSG dengan dua gol yang satu diantaranya via penalty menit 67 dan 74. Penalty Messi sendiri bergaya panenka yang menipu kiper Leipzig Peter Gulacsi.
Sejatinya PSG bisa menambah sebiji gol namun penalty Mbappe tak mampu berbuah gol di injury time babak kedua.
Kemenangan kedua di fase grup ini membuat Les Parisiens kembali memuncaki Grup A dengan 7 poin dari 3 laga, menyalip Manchester City (6 poin). Sementara Leipzig menjadi juru kunci dengan poin nol dari tiga laga.
“Ini laga yang sulit, tapi kami membuktikan punya karakter yang bagus. Tidak mudah menghadapi tekanan disaat tertinggal,” kata Mauricio Pochettino, pelatih PSG usai laga dilansir dari Dailymail.co.uk.
Sementara pelatih Leipzig Jesse Marsch mengakui kehebatan PSG. “Ada perbedaan besar antara kami dan PSG tetapi faktanya kami hampir berhasil membuat mereka kecewa,” ujar Marsch.
Di laga lain grup ini, Manchester City mengamuk di markas Club Brugge, Stadion Jan Breydel, Brugge, Belgia.
Wakil Inggris itu menang 1-5. Dua gol pertama dicetak Joao Cancelo dan Riyad Mahrez di babak pertama. Di babak kedua, tiga gol tambahan dilesakkan Kyle Walker, Cori Palmer dan gol kedua Mahrez. Gol tuan rumah dicetak Hans Vanaken.
“Ini satu dari beberapa laga terbaik yang kamimainkan. Kami tahu bagaimana Brugge bermain dan melihat bagaimana mereka bermain terutama saat menahan PSG,” ujar Josep Guardiola, pelatih City.
Editor: Aspian Nur