Sukses Klopp bersama Liverpool membuat Barcelona memasukkan namanya dalam radar calon pelatih baru bahkan diposisi teratas dari beberapa nama yang diinginkan manajemen tim berjulukan Los Cules itu.
Laga Barca melawan Atletico Madrid Sabtu (2/10/9) malam nanti disebut-sebut jadi penentu nasib Koeman, tetap bertahan atau tersingkir dari kursi pelatih karena Gerard Pique dkk dituntut untuk bangkit dari serangkaian hasil buruk yang sudah mereka lewati di awal musim ini.
Selain Klopp, beberapa nama lain yang masuk dalam target manajemen Barca adalah pelatih Belgia Roberto Martinez, legenda klub Xavi Hernandez, mantan pelatih Juventus Andrea Pirlo dan manajer River Plate Marcelo Gallardo.
Jurgen Klopp dianggap sukses di Liverpool karena berhasil mengangkat performa tim dari kota band legendaris The Beatles itu dibuktikan dengan trofi juara Liga Inggris dan Liga Champions.
Hanya saja ada beberapa kendala yang harus dihadapi manajemen Liverpool kalau ingin merekrut Klopp.
Pria asal Jerman itu menegaskan keingiannnya untuk tetap bersama The Reds hingga 2024 atau sembilan tahun setelah dia ditunjuk di klub.
Pilihan Barcelona juga tampaknya terbatas karena masalah keuangan mereka dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan kepergian Lionel Messi.
Siapa pun yang harus menggantikan Koeman harus bekerja dengan anggaran yang ketat di jendela transfer masa depan dalam upaya untuk kembali ke puncak baik di dalam negeri maupun di Eropa.
Koeman sendiri sebelumnya sudah menyatakan kalau dirinya memang diambang pemecatan. “Klub tidak mengatakan apa-apa kepada saya,” kata Koeman dilansir dari ESPN. “Saya telah mengetahui presiden datang ke tempat kami latihan tetapi saya belum melihatnya. Kami sedang mempersiapkan untuk pertandingan hari Sabtu. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Tapi saya memiliki mata dan telinga dan saya tahu banyak hal telah bocor, yang saya bayangkan benar, tetapi tidak ada yang mengatakan apa pun kepada saya (mengenai pemecatan),” sebut Koeman.
Mantan pemain Barcelona ini mengaku lelah dengan pertanyaan media terkait nasibnya di Barca.
"Saya lelah membela diri. Tidak masuk akal. Orang yang tahu bisa menganalisanya. Kami telah mengasumsikan perubahan di klub. Suatu hari nanti saya ingin berbicara tentang semua yang saya pikirkan,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur