Pindah ke
Levante dengan status bebas transfer dari Schalke, Mustafi harus mengalami
mimpi buruk, dilarang oleh LFP, otoritas sepakbola Spanyol, karena nomor
punggung yang dikenakannya. Di Levante, Mustafi diberi nomor punggung 13 dan
ternyata anggapan kalau angka itu adalah angka sial sepertinya memang benar
adanya untuk pemain 29 tahun itu.
Levante dianggap melakukan dua pelanggaran
karena memberikan nomor punggung 13 kepada Mustafi. Yang pertama, nomor 13 di
Liga Spanyol hanya boleh dikenakan oleh penjaga gawang atau kiper cadangan. Artinya
tidak ada pemain di lapangan yang diizinkan untuk mengenakan nomor 13 tersebut.
Yang kedua, Levante dianggap melakukan pelanggaran karena nomor 13 sudah
dikenakan kiper Aitor Fernandez dalam dua pertandingan LaLiga musim ini. Hanya
saja setelah kiper utama Koke Vargas pindah ke Mallorca, Aitor Fernandez diberi
nomor punggung 1. Levante merasa mereka tidak membuat kesalahan dan tindakan
mereka sesuai dengan instruksi LaLiga.
Jadilah kini nasib Mustafi yang membela
Arsenal selama lima musim, tidak jelas bersama Levante karena dirinya belum
bisa bermain padahal sudah mendapat nomor punggung 13. Sebelumnya Mustafi
sempat membela Valencia yang membuat Arsenal tertarik mendatangkannya ke London
dan bermain di Liga Inggris.
Setelah lima tahun akhirnya Mustafi dianggap tak
lagi bagian dari skuat yang ditangani Mikel Arteta dan pindah ke Schalke.
"Saya berbicara dengan klub untuk waktu yang lama dan saya menyukai ide
bermain untuk Levante,” ujar Mustafi.
Mustafi awalnya disebut-sebut akan pindah
ke Italia setelah periode mimpi buruknya di Schalke, bergabung dengan klub
Serie A Torino namun akhirnya kesepakatan batal. Levante langsung mengambil
alih dan mendatangkan Mustafi dengan kontrak 18 bulan di Estadio Ciudad.
Editor: Aspian Nur