Ya, pria asal Dagestan, Turki itu, resmi menandatangani kontrak bersama klub yang bermain di kasta ketiga sepabkola Rusia, FC Legion Dynamo, demikian dilansir dari Thesun.co.uk Sabtu (14/8/2021) hari ini.
Kepastian Khabib berlaga di lapangan hijau ibarat mimpi jadi kenyataan untuk dirinya. Pasalnya Khabib adalah penggemar berat sepakbola, mendukung Real Madrid dan sering berbagi pengetahuannya tentang olahraga.
“Saya akan bermain sepakbola kalau tak lagi bertarung di atas octagon,” ujar Khabib beberapa waktu lalu.
Siapa sangka, ucapannya itu ternyata terwujud setelah manajemen tim FC Legion Dynamo, klub yang baru berdiri di tahun 2015 lalu, mau menampungnya.
Khabib adalah teman baik Cristiano Ronaldo, bintang Juventus dan timnas Portugal. Kepada Ronaldo Khabib bahkan pernah menyatakan lebih suka menonton sepakbola daripada MMA.
Januari 2021 lalu Khabib sempat memamerkan kemampuannya mengolah si kulit bundar dengan memperkuat tim di partai persahabatan di Dubai, Uni Emirat Arab, melawan legenda AC Milan Clarence Seedorf.
Di akun Instagram miliknya, Khabib juga pernah memposting video dirinya. "Mempersiapkan debut sepakbola saya. Saya agen bebas, dan siap menerima tawaran," tulisnya di unggahan tersebut.
Dan akhirnya Khabib resmi menerima tawaran ambisius dari tim sepak bola lapis ketiga Rusia tersebut namun belum diketahui kapan Khabib yang berusia 32 tahun memulai debutnya.
Khabib pensiun Oktober 2020 setelah kehilangan ayahnya yang juga pelatih, Abdulmanap, yang meninggal pada usia 57 tahun pada Juli lalu.
Banyak yang menginginkan Khabib kembali bertarung termasuk melawan Georges St-Pierre, petarung UFC berusia 40 tahun yang merupakan petarung favorit ayahnya.
Presiden UFC Dana White bahkan berharap Khabib rematch dengan Conor McGregor, petarung 33 tahun yang dia kalahkan pada 2018 silam.
Nyatanya Khabib sudah bahagia di masa pensiunnya yang membuat White menyerah untuk menggodanya untuk kembali ke octagon.
"Saya telah meninggalkan semua harapan (terhadap Khabib), jadi Anda juga harus melakukannya. Dia sudah selesai. Saya mencoba membuatnya bertahan tapi saya pikir dia sudah tak mungkin lagi bertarung,” kata White lagi.
“Dia tak terkalahkan dalam karirnya dan pensiun tanpa terkalahkan, dan sekarang dia juga tak terkalahkan sebagai pelatih.
Khabib tidak memiliki apa-apa selain kesuksesan, dia terus sukses, dan dia pindah ke babak berikutnya dalam hidupnya,” tutup White saat itu.
Penulis/Editor: Aspian Nur