Aksi Vinales dianggap manajemen tim berpotensi menghancurkan mesin motor YZR-M1 yang bisa berdampak serius pada Vinales sendiri dan berpeluang membahayakan pembalap lainnya dalam balapan MotoGP.
Yamaha memutuskan untuk tidak mengganti posisi Vinales dengan pembalap lain saat lomba berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg tiga hari lagi. Vinales sendiri dipastikan bakal meninggalkan Yamaha di akhir musim karena hubungannya yang memanas serta ketidakpuasan pebalap asal Spanyol itu terhadap dirinya.
Vinales saat ini ada di posisi keenam klasemen MotoGP 2021 dengan nilai 95 poin.
Pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Styria, Austria pekan lalu, motor Yamaha YZR-M1 milik Vinales mengalami kerusakan dan terbakar yang membuatnya gagal finish.
“Kami memperbaiki kopling dan saya melakukan start normal pada balapan di Styria, tetapi motor berhenti. Pada balapan pertama saya memulai dengan baik, tetapi di balapan kedua perasaan saya sudah tidak enak,” ujar Vinales.
“Kami mengganti ban dan saya tidak tahu kenapa tapi motornya banyak bermanuve, bahkan di trek lurus utama sampai akhirnya mesin rusak dan terbakar,” ujarnya lagi pada balapan akhir pekan tadi dikutip dari Marca.com.
Vinales merasa khawatir jika mesin itu rusak, sementara musim MotoGP 2021 masih panjang. "Saya harap saya tidak merusak mesin yang saya kendarai. Kalau tidak, itu masalah," sebut pebalap Spanyol berusia 25 tahun itu.
Sebelumnya Setelah bergabung ke FIM Supersport 300 World Championship untuk musim 2021 dengan menggunakan Yamaha YZF-R3, Vinales Racing Team dan Yamaha memutuskan berpisah setelah baru empat balapan bersama. Pengumuman tersebut muncul hanya dua hari setelah lomba WSSP300 di Sirkuit Autodrom Most, Republik Ceko akhir pekan lalu
Penulis/Editor: Aspian Nur