Messi mengungkapkan dirinya secara intens menerima pesan dari Neymar Jr selama beberapa bulan terakhir. “Dia terus mempengaruhi saya untuk bergabung ke PSG,” ungkap Messi dalam konferensi pers yang berlangsung di Parc des Princes tersebut dilansir dari laman Dailymail.com.
“Saya mengenalnya dengan baik. Kami terpisah sebelumnya, tetapi saya pikir kami lebih baik bersama. Neymar adalah salah satu alasan saya datang ke sini. Saya tahu semua rekan satu tim saya. Kami pernah bertemu berkali-kali sebelumnya di dalam maupun di luar lapangan. Saya tidak sabar untuk bermain mereka karena kami memiliki tujuan yang sama,” papar peraih enam kali gelar Ballon d’Or ini.
Messi juga mengungkapkan dirinya sempat berkomunikasi dengan Pochettino, pelatih yang notabene satu negara dengan dirinya, Argentina, sebelum memutuskan untuk menandatangani kontraknya dengan raksasa Prancis tersebut. "Pelatih dan staf pelatih memiliki peran besar dalam negosiasi ini. Saya langsung berbicara dengannya (Pochettino) karena sudah mengenalnya.
Fakta kami adalah dua orang Argentina sangat membantu. Kami berbicara, itu berjalan dengan baik untuk memulai. Staf teknis di PSG membantu keputusan saya,” jelas Messi yang baru saja mengantarkan La Albiceleste juara Copa America 2020 ini.
Berbicara mengenai Barcelona, Messi menyatakan sebenarnya dirinya memang ingin bertahan bersama klub yang sudah dibelanya sebanyak 700 pertandingan dan memenangkan 35 trofi juara.
“Semua yang terjadi pada saya minggu terakhir ini sangat sulit, cepat dan emosional. Saya tidak percaya apa yang saya jalani dan alami di Barcelona, tetapi saya juga merasa tidak sabar dan bahagia dengan kehidupan baru bersama keluarga saya di Paris. Saya sangat senang. Sepanjang minggu ini saya telah melalui pasang surut tetapi kami memprosesnya setiap hari sedikit demi sedikit,” ucap Messi.
"Akan bagus untuk kembali ke Barcelona tapi saya tidak sabar untuk bermain disini. Semua orang tahu saya meninggalkan Barcelona beberapa hari yang lalu dan itu keputusan sulit. Tapi sejak saya tiba di sini, saya merasakan kebahagiaan yang luar biasa dan keinginan yang besar untuk memulai latihan bersama pemain lain. Saya ingin berterima kasih kepada (direktur olahraga) Leonardo, presiden dan semua klub atas semua ini,” ujarnya.
Messi juga memuji cara PSG membantu transisi keluarganya untuk pindah dari Barcelona dengan istrinya Antonela Roccuzzo dan tiga putranya Ciro, Mateo dan Ciro, ke Parc des Princes. Messi tidak pernah lagi mengangkat trofi Liga Champions sejak meraih treble bersama Neymar pada tahun 2015 silam. Karena itu dirinya berambisi melakukan itu bersama PSG.
Bersama talenta kelas dunia lainnya yang dipuji oleh Messi seperti mantan bek Real Madrid Sergio Ramos, kiper Italia juara Euro 2020 Gianluigi Donnarumma dan anak emas Piala Dunia 2018 asal Prancis Kylian Mbappe, Messi yakin meraih prestasi.
Hanya saja Messi menolak untuk menyatakan PSG favorit untuk juara Liga Champions dengan skuat bintang tetapi mengklaim datang ke ibukota Prancis untuk trofi si kuping besar. “Liga Champions tidak mudah. Kami memang memiliki tim terbaik di dunia tetapi belum tentu juara. Ini sepak bola - ada detail kecil yang bisa mengubah itu.
Liga Champions itu sulit dan PSG tahu itu. Ini adalah kompetisi di mana ada yang terbaik di dunia. Saya tidak tahu apakah kami yang terkuat, tetapi kami harus bersatu,” tegasnya. Messi juga merasa tertantang untuk membawa PSG merebut kembali gelar Ligue 1 dari juara mengejutkan tahun lalu Lille dan menyebut papan atas Prancis sebagai liga kompetitif.
“Saya telah mengikuti Ligue 1. Saya punya teman di Paris. Penandatanganan yang mereka lakukan sudah bagus. Ini liga yang kompetitif. Tim lain juga dibangun dengan baik. Semua orang ingin mengalahkan Paris,” ungkapnya.
Laga kedua PSG di LIgue 1 melawan Strasbourg Sabtu (14/8/2021) nanti tetapi Messi tidak dapat memastikan apakah ia bisa bermain di pertandingan itu karena kurangnya persiapan pra-musim.
“Saya sudah tak menyentuh bola selama sebulan, saya mengadakan pertemuan dengan pelatih kepala dan staf pelatih. Ketika saya siap untuk bermain, saya akan bermain, tetapi saya tidak bisa memberi kepastian kapan,” tutupnya.
Pada laga perdana pekan lalu, PSG berhasil mengalahkan Troyes 1-2 di markas lawan.
Terlepas dari pengeluaran besar oleh PSG untuk merekrut pemain ternama seperti Ramos, Donnarumma dan bek kanan Inter Milan senilai 60 juta poundsterling, Achraf Hakimi musim panas ini, presiden PSG Nasser Al-Khelaifi mengungkapkan klubnya tidak melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) dengan tanda tangan Messi.
“Kami mengikuti peraturan FFP dari hari pertama hingga akhir. Sebelum kami melakukan apa pun, kami memantau situasi dan kondisi keuangan setelah itu memutuskan untuk mengontrak pemain yang bebas transfer,” ujar Nasser.
Penulis/Editor: Aspian Nur