London, Inggris setelah menyelesaikan bagian pertama dari tes medisnya di kota Italia. Kemarahan fans Inter tak semata kepada Lukaku tapi juga kepada manajemen Inter Milan yang mengizinkan penyerang yang mencetak 30 gol musim lalu saat Inter memenangkan gelar Serie A pertama mereka dalam 11 tahun pergi, padahal sebelumnya klub mengumumkan Lukaku akan bertahan.
Mural yang dirusak fans Inter bergambar Lukaku menunjukkan dua jari ke udara ke arah lencana Inter Milan dan bendera Italia sementara kalimat “Milano yang terhormat, terima kasih kembali” ditutup cat hitam, kecuali kata 'Milano'.
Fans garis keras Inter Curva Nord mengaku bertanggung jawab atas perusakan mural tersebut yang dibuat untuk pemain Belgia itu ketika ia pertama kali bergabung dengan klub pada 2019 dari Manchester United. Di laman Facebook grup pendukng Inter tertulis kalimat yang ditujukan kepada Lukaku.
“Lukaku yang terhormat, kami mengharapkan perilaku yang lebih jujur dan transparan dari Anda. Kami melindungi Anda seperti seorang anak lelaki, seperti bagian dari kami, tapi Anda membuktikan diri Anda sama seperti pemain lainnya, bertekuk lutut demi uang. Kami mendoakan yang terbaik untuk Anda, bahkan jika keserakahan tidak selalu membuahkan hasil,” tulis mereka.
Lukaku yang berusia 28 tahun dikabarkan siap menandatangani kontrak bersama Chelsea dengan nilai transfer besar, hampir mencapai dua triliun rupiah. Lukaku sendiri sebelumnya sudah memberikan pernyataan dirinya akan bertahan dan menantikan musim baru bersama Inter ketika dia kembali dari liburan musim panasnya setelah berlaga di Euro 2020 bersama Belgia.
“Kami sekarang memiliki beberapa minggu untuk mempersiapkan sebaik mungkin untuk musim baru. Kami berharap untuk melakukannya dengan baik dan mencapai lebih dari tahun lalu,” ujar Lukaku kala itu. Malam kemarin Lukaku dalam sebuah tayangan televisi terlihat berada di bandara Linate di Milan sebelum penerbangannya ke London.
Ketika ditanya wartawan apakah dia memiliki pesan untuk para penggemar Inter, dirinya hanya berkata singkat. “Salam untuk para penggemar Inter, apakah mereka ingin saya bertahan? Saya akan mengirim pesan dalam beberapa hari,” katanya.
Selain mural Lukaku yang dirusak, fans Inter juga memasang spanduk dengan tulisan ditujukan kepada Presiden Klub China Steven Zhang. “'Anda telah menghancurkan kami” tulisan yang terbaca dan ditujukan kepada pria 29 tahun itu. Fans Inter sudah marah dengan klub mereka karena membiarkan pelatih kepala Antonio Conte keluar dari klub karena masalah keuangan di klub.
Keuangan Inter berantakan karena pandemi virus corona. Conte mengundurkan diri saat mendengar skuat akan melemah karena sudah mengetahui ada beberapa pemain akan dijual, diawali dengan bek Achraf Hakimi yang dijual ke Paris Saint-Germain sementara penyerang Lautaro Martinez dihubungkan dengan Tottenham Hotspur.
Saat Inter melakoni laga uji coba dan menang 2-0 menghadapi Parma dua hari lalu fans Si Biru berteriak kepada pemilik klub. “Zhang jika Anda ingin menyelamatkan Inter, maka Anda harus pergi,” kata mereka.
Penulis/Editor: Aspian Nur