Dan kalau biasanya atlet yang berlomba cedera memar, luka hingga berdarah maupun patah tulang, di Ariake Urban Sports Park, lokasi lomba skateboard selama Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang berlangsung, ada hal bebeda.
Dalam gelaran yang berlangsung Kamis (5/8/2021) pagi tadi, justru juru kamera yang harus merasakan memar karena ditabrak atlet yang berlaga.
Adalah skater asal Australia Kieran Woolley yang debut di Olimpiade dengan gaya sempurna selama tampil.
Namun, tepat pada aksi terakhir fase kualifikasi yang awalnya menempatkannya di posisi pertama, Woolley secara tidak sengaja menabrak juru kamera di dekatnya setelah melakukan gerakan terakhir di rail grind.
Jarak yang terlalu dekat dengan Woolley membuat juru kamera terjatuh namun tetap dengan posisi mengambil gambar sekaligus menjaga kamera yang dipegangnya agar tidak terhempas.
Woolley segera meletakkan tangan di atas kepalanya sebelum meminta maaf kepada juru kamera, yang mengacungkan jempolnya, sambil tetap memegang kameranya, untuk memberi tahu dia tidak ada kerusakan yang terjadi.
Public yang melihat kejadian ini pun ramai berkomentar di media sosial. “Hebat, Kieran Woolley mengalahkan juru kamera dan mendapatkan skor tertinggi,” tulis seorang netizen.
Pemirsa TV lain membuat permainan kata yang berhubungan dengan skateboard, menulis: 'Kieran Woolley dari Australia mengakhiri aksinya dengan juru kamera tertinggal di belakang,” cuitnya.
“Kieran Woolley menghancurkan juru kamera adalah apa yang saya tunggu-tunggu di Olimpiade ini,” canda yang lain.
Woolley sendiri mendapat pujian selama berlomba di cabang olahraga ini hingga melaju ke final. “Ini sesuatu yang luar biasa. Kami memiliki kemampuan terbaik dan lolos ke final, sesuatu yang menyenangkan,” ujar remaja berusia 17 tahun itu.
Penulis/Editor: Aspian Nur