Ada sekitar tujuh atlet dari dua cabang olahraga tersebut yang akan diselidiki oleh International Olympics Committee (IOC) karena berperilaku tidak pantas, tak hanya saat berada di Jepang tapi juga dalam penerbangan pulang.
Keluhan disampaikan pihak yang mengangkut rombongan atlet dari Tokyo ke Jepang dan Presiden Komite Olimpiade Australia Matt Carroll menerima keluhan dimana para atlet rugby dan sepakbola yang masih berusia 23 tahun mabuk dan merusak toilet di dalam pesawat.
"Perilaku yang tidak dapat diterima dan menarik perhatian kami dan kami harus meminta maaf,” kata Carroll dikutip dari Marca.com Rabu (4/8/2021) hari ini.
Pengurus dari cabang olahraga rugby dan sepakbola Australia pun berjanji untuk mengusut masalah ini dan siap mengambil tindakan.
Tak hanya perilaku di pesawat, di perkampungan atlet, Olympic Village di Tokyo, para atlet ini juga berbuat tak simpatik dengan meninggalkan kamar mereka dalam tempat tidur rusak dan menusukkan benda tajam ke tempat tidur yang terbuat dari kardus.
"Mereka adalah anak-anak muda yang labil. Itu tidak dapat diterima karena akan ada pihak lain yang masuk ke ruangan itu setelah Olimpiade berakhir. Mereka telah melakukan kesalahan dan mereka harus menanggungnya," sebut Ian Chesterman, kepala misi Komite Olimpiade Australia.
Beberapa atlet yang terlibat sudah meminta maaf atas perilaku mereka. “Kami telah menerima permintaan maaf dari beberapa dari mereka yang terlibat dalam insiden tersebut. Mereka kecewa karena gagal di pertandingan padahal sudah merasa jadi yang terbaik di negeri mereka,” paparnya.
Penulis/Editor: Aspian Nur