Gadis 25 tahun itu yang masuk dalam Wife and Girls (WAG’s) Inggris mengungkapkan apa yang dialaminya di akun Youtube pribadi Selasa (3/8/2021) hari ini.
Dilansir dari Dailymail.com, satu dari banyak ancaman pembunuhan yang didapatkannya lewat media sosial TikTok dan Instagram itu antara lain kalimat “Saya harap Anda terkena kanker dan mati” dan “Saya harap Anda mati dalam kecelakaan mobil” dimana ancaman itu ditulis saat Grealish membela timnas Inggris di Euro 2020.
Diketahui, Sasha yang merupakan foto model profesional di Inggris sudah mengenal Grealish yang berusia 25 tahun itu sejak masa sekolah mereka di Solihull, West Midlands, klub masa kecil Grealish.
Sasha dan Grealish menghidupkan kembali asmara mereka sejak Juni 2021, namun Sasha belum memposting secara terbuka tentang hubungan mereka di Instagram dimana dirinya memiliki lebih dari 52.000 pengikut.
"Saya menerima 200 ancaman pembunuhan sehari. Saya tidak melebih-lebihkan ketika saya mengatakan itu. Saya mendapat begitu banyak pesan setiap hari. Saya masih mendapatkannya sekarang, sepanjang hari setiap hari,” papar Sasha.
Ancaman terakhir yang didapatkan Sasha saat Inggris kalah dari Italia pada final Euro 2020 awal Juli lalu setelah bintang Inggris Bukayo Saka, Marcus Rashford dan Jadon Sancho menjadi sasaran rasisme.
“Saya tidak pernah berpikir seburuk ini. Itu membuat saya terkejut dan berpikir betapa jahatnya mereka karena mengeluarkan ancaman tanpa alasan,” papar Sasha.
Sasha mengatakan pesan itu “mengerikan” dan membuatnya merasa sangat cemas.
Meskipun Sasha dan Jack Grealish berhasil menjaga hubungan mereka tetap tersembunyi, rumor mulai beredar tentang kemungkinan percintaan setelah dia terlihat mendukungnya selama pertandingan Euro 2020 Inggris di Wembley.
Jack Grealish dilaporkan ingin menjauhkan Sasha dari sorotan. Tetapi sebuah sumber pekan lalu menggambarkan Sasha sebagai “senjata rahasia Jack di luar lapangan” dan “menjaganya tetap membumi”.
Harian terkenal di Inggris, The Sun mengatakan Instagram telah meluncurkan penyelidikan atas apa yang disampaikan Sasha. “Tidak seorang pun harus mengalami pelecehan atau pelecehan dan itu tidak boleh terjadi meski hanya lewat media sosial. Kami menyarankan agar siapa saja melaporkan perilaku seperti ini ke polisi, sehingga kami dapat mendukung mereka dalam penyelidikan mereka,” kata aparat hukum setempat.
TikTok mengonfirmasi mereka telah menghapus komentar negative itu setelah disorot oleh The Sun dan menambahkan pedoman komunitas mereka menjelaskan perilaku ini “tidak dapat diterima”.
MailOnline telah menghubungi Facebook - pemilik Instagram - dan TikTok untuk memberikan komentar.
Video Sasha, yang telah dilihat lebih dari 33.000 kali, diposting pada Minggu malam. Video tersebut menerima gelombang komentar yang mendukung, termasuk dari satu pengguna YouTube.
“'Saya sangat menyesal mendengar tentang kebencian itu. Semua orang bisa melakukannya, tidak ada pendapat yang penting, tapi pendapat Anda dan orang-orang yang mengirim ancaman pembunuhan hanya iri pada Anda,” tulisnya.
Sasha, yang menggunakan nama YouTube Sasha Rebecca, kemudian memposting tanggapan atas komentar tersebut, dengan mengatakan: 'Terima kasih banyak atas semua komentar baik Anda, itu sangat berarti.” ujarnya
Jack Grealish sendiri saat ini dirumor kan pindah ke Manchester City dengan nilai transfer besar yang disebut bisa mengalahkan nilai transfer Paul Pogba ke Manchester United dari Juventus pada 2016.
Penulis/Editor: Aspian Nur