Berlaga di atas matras Tokyo International Forum, Tokyo, Sabtu (24/7/2021) siang tadi, Cantika mengumpulkan poin total angkatan 194. Saat angkatan snatch, gadis asal Bandung, Jawa Barat itu, mencatatkan 84 kg, clean and jerk 110 kg, kalah dari lifter India Chanu Saikhom Mirabai yang mengumpulkan total angkatan 202 dan meraih medali perak. Medali emas diraih fifter China, Hou Zhihui dengan total angkatan seberat 210.
Medali perunggu dari Cantika membuat angkat besi berhasil menjaga tradisi medali Olimpiade sejak tahun 2012 silam.
Dikutip dari laman resmi Kemenpora, Cantika mengaku sangat senang dengan hasil yang diraihnya. “Alhamdulilah senang sekali bisa mempersembahkan medali untuk Indonesia. Rasanya nervous karena angkatan dengan rival lainnya hanya beda tipis,” kata Cantika usai pertandingan.
Cantika sempat terkendala pada angkatan pertama snatch seberat 84kg. Namun, kegagalan itu ditebusnya pada angkatan kedua. Meski pergerakannya sedikit lambat, dia sukses mengamankan angkatan seberat 84kg itu.
Pada angkatan ketiga, Cantika menaikkan beban menjadi 87 kg. Hanya saja, dia tak bisa menyelesaikan dengan sempurna.
Di angkatan clean jerk, Cantika langsung memamatok 103kg pada angkatan pertama. Tak seperti saat angkatan snatch, kali ini dia sukses menyelesaikan.
Pada angkatan kedua, Cantika menaikkan bebannya menjadi 108kg. Lagi-lagi, dia sukses mengamankannya. Begitu juga pada angkatan ketiga seberat 110kg. Meski langkahnya sedikit bergetar saat mengangkat, dia dapat mengangkatnya dengan baik dan berhak meraih medali perunggu dengan total angkatan 194 kg.
“Rasanya nervous karena angkatannya beda-beda dikit dengan rival lainnya. Terutama saat angkatan snatch, tetapi saya berusaha tetap tenang karena saat di panggung itu kan sebenarnya cuma ada atlet dan barbel saja,” kata Cantika.
Sementara itu, Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani berharap medali Cantika bisa menjadi pelecut motivasi bagi atlet-atlet lain untuk menunjukkan penampilan terbaik di Olimpiade.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PB PABSI ini berharap kesuksesan Cantika bisa dilanjutkan. Indonesia berpotensi meraih tambahan medali emas dari Eko Yuli Irawan yang akan turun di kelas 61 kg putra Minggu (25/7/2021) besok.
“Alhamdullilah baru kemarin mengikuti opening ceremony, atlet Indonesia Cantika berhasil memberikan medali di hari pertama. Semoga langkah positif ini bisa terus dilanjutkan atlet-atlet kita lainnya,” kata Rosan.
“Sebagai Ketua PB PABSI tentu rasanya saya bangga karena medali yang dipersembahkan Cantika berhasil menjaga tradisi angkat besi sebagai peyumbang medali di Olimpiade selama 20 tahun terakhir. Rasanya bangga dan tentunya saya harap akan ada medali-medali lain lagi yang akan dipesembahkan atlet-atlet Indonesia,” tutupnya.
Sementara anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Cantika.
"Saya mengapresiasi dengan angkat besi yang sejak dari Olimpiade London, Brasil, dan hari ini (Tokyo) selalu menyumbangkan medali. Karena selama ini baru perunggu dan perak, mudah-mudahan nanti ada medali emas," harap Erick.
Editor: Aspian Nur