Masuknya pemain dari klub Aston Villa itu disambut aplaus fans Inggris dan terbukti pertahanan Denmark harus kocar kacir menjaga tusukan dari pemuda 25 tahun itu.
Setelah Inggris unggul 2-1 di ekstra time, secara mengejutkan Grealish kembali dikeluarkan Southgate dari lapangan digantikan Kieran Trippier menit 105 dua menit setelah Harry Kane mencetak gol via bola rebound penalty.
Bagi seorang pemain, masuk lapangan sebagai pemain pengganti kemudian dikeluarkan lagi untuk diganti pemain lain saat even resmi internasional tentu sebuah hal yang memalukan terlebih seluruh dunia menonton mengingat pertandingan itu adalah semi final Piala Eropa.
Komentator sepakbola, Gary Neville secara terbuka mengungkapkan kalau Grealish sudah pasti malu dengan apa yang dialaminya di timnas Inggris. “Tapi pasti dia juga akan mengakui kalau itu adalah hal yang tepat untuk tim, bukan untuk urusan pribadi,” sebut Neville dilansir dari laman dailymail.com
Roy Keane yang juga jadi pundit memuji keputusan kejam Gareth Southgate. “Saya percaya Grealish akan mengerti dengan keputusan pemimpinnya. “Ini soal tim, bukan soal pribadi,” ujar Keane lagi.
Setelah unggul 2-1, Inggris memang memilih bermain lebih defensive dan satu caranya adalah memasukkan Kieran Trippier di sayap belakang.
“Ada saat dalam satu pertandingan keputusan harus dibuat meski dianggap blunder. Dia telah melakukan banyak hal sepanjang turnamen, saya yakin tidak ada ego di ruang ganti. Southgate mengutamakan tim dan membiarkan Grealish kecewa Tapi saya yakin Grealish akan menyadari itu adalah hal yang tepat untuk tim,” papar legenda Manchester United itu.
Mantan pemain Arsenal Ian Wright mengakui semangat Grealish yang membawa perubahan dalam permainan Inggris. “Jack masuk dan mengatur gol kemenangan tapi setelah itu dia keluar, tentu bukan sesuatu yang baik, tapi itu bagian dari strategi,” papar Wright.
Jack Grealish sendiri tak membahas apa yang terjadi pada dirinya. Hal itu tergambar dari unggahan di media sosial
Twitter miliknya. “I love this team!! What a night at Wembley.,” tulisnya.
Penulis/Editor: Aspian Nur