Ironis, karena terdepaknya pria 58 tahun itu hanya empat hari jelang partai final The Lily Whites kontra Manchester City di final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris 2021. Sebelumnya Mourinho sukses membesut klub di Italia, Spanyol dan Portugal namun tidak beruntung di Inggris.
Informasi yang beredar, bos Tottenham Daniel Levy memutuskan memecat Tottenham yang saat ini ada di posisi 7 klasemen bukan hanya karena prestasi yang tak terdongkrak tapi juga tidak setujunya Mourinho dengan kompetisi Europa Super League dimana Tottenham jadi salah satu klub pendirinya. Mou disebut enggan membawa pemain latihan sebagai bentuk protes atas keberadaan kompetisi pesaing Liga Champions dan Europa League yang digagas UEFA.
Tottenham sendiri tersingkir dari Europa League oleh klub Kroasia Dinamo Zagreb pada babak 16 Besar sementara di Liga Champions juga terancam tak mentas karena ada di posisi ketujuh, bahkan bisa tak berlaga di Europa League musim depan.
Harry Kane dkk tertinggal 4 angka dari Chelsea di posisi kelima (zona Liga Europa) dan tertinggal 5 poin dari West Ham United di tangga keempat (zona terbawah Liga Champions). Sementara Liga Inggris kini hanya menyisakan enam pertandingan lagi. Dalam sejarah karir kepelatihannya, bersama Tottenham adalah yang terburuk bagi Mourinho karena 10 kali kalah musim ini saat melatih Tottenham.
Pemecatan Mourinho membuat asisten Ryan Mason naik jabatan sebagai pelatih sementara hingga Juni 2021 sembari menunggu pelatih utama dimana nama Julian Nagelsmann digadang jadi pengganti.
Nagelsmann saat ini jadi pelatih RB Leipzig, klub Bundesliga yang menduduki posisi kedua klasemen di bawah Bayern Munchen. “Jose pelatih professional dan kami senang bekerja dengan dia. Dia tetap masuk dalam catatan sejarah tim ini,” tegas Daniel Levy.
Harry Kane sendiri sudah mengucapkan salam perpisahan dengan Mourinho. “Terima kasih bos untuk semuanya,” tulis Kane di akun media sosialnya. “Senang bisa bekerjasama dengan anda dan kami doakan sukses di klub baru,” tulisnya lagi.
Editor: Aspian Nur