Dalam statistik, I Bianconeri merupakan salah satu tim tersukses di pentas Piala Super Italia ini, juara 8 kali, terbanyak dari tim mana pun di Italia, sementara Il Partenopei baru memenangkannya dua kali namun mengalahkan Juventus dalam dua kali kesempatan tersebut.
Di Serie A, kedua tim memiliki hasil berbeda jelang final ini. Juve ada di posisi kelima klasemen, tertinggal 10 poin dalam perburuan gelar Scudetto, setelah ditaklukan oleh Inter Milan dengan skor 0-2 pada akhir pekan kemarin. Sedangkan Napoli dalam tren tiga kemenangan beruntun di semua ajang, dengan yang teranyar adalah keberhasilan menghantam Fiorentina dengan skor telak 6-0 pada akhir pekan lalu..
Ini akan menjadi pertarungan pertama kedua tim di atas lapangan hijau, setelah terjadinya kontroversi mengenai larangan bermain di tengah badai kasus virus corona di antara kedua tim pada pertemuan teranyar di Serie A Oktober 2020 lalu.
Laga itu kemudian dihadiahkan kepada I Bianconeri dengan status WO, namun kemudian dicabut oleh Komite Olimpiade Italia (CONI) dan itu menjadi latar belakang pertandingan ini.
“Kami menyadari betapa pentingnya laga di bulan Oktober lalu menghadapi mereka (Napoli), namun semua berlalu dengan tidak menghasilkan apa-apa. Sekarang kami fokus lagi di laga yang lebih penting,” tegas Pirlo.
"Kami di sini untuk menang. Napoli adalah tim yang kuat, mereka telah menunjukkannya sejak kedatangan Gennaro Gattuso musim lalu. Mereka adalah tim teknis yang suka memainkan bola. Kami harus pandai menyerang dan memanfaatkan peluang yang ada,” paparnya.
"Melawan Napoli kami harus melakukan sesuatu yang berbeda dari di San Siro dan itu adalah memiliki konsentrasi lebih dan menjadi lebih baik dari menit pertama hingga menit ke-90. Dalam pertandingan ini Anda perlu memiliki keberanian
Pirlo berbicara tentang skuatnya. Wojciech Szczesny dipastikan jadi kipper utama, sementara Merih Demiral absen karena fisik yang tidak memungkinkan. “Bermain setiap tiga hari Ini tidak mudah, tapi kami berusaha untuk meningkatkan. Kami siap untuk pertandingan nanti. Giorgio Chiellini telah kembali dan ada juga Leonardo Bonucci. Kami siap," tegasnya.
Juventus memang memiliki skuat ang terbatas jelang final ini. Matthjis de Ligt, Alex Sandro, dan Juan Cuadrado masih menepi akibat Covid-19, demikian pula dengan Paulo Dybala yang mengalami cedera fisik.
Di kubu Napoli, striker Victor Osimhen juga absen karena corona. Namun ada striker pelapis Andrea Petagna yang bersama Dries Mertens siap dipasang termasuk Lorenzo Insigne, Piotr Zielinski, dan Hirving Lozano
Gattuso enggan menganggap remeh Juventus yang kalah di akhir pekan tadi. Menurutnya Bianconeri masih menjadi favorit juara di ajang ini karena punya pemain bintang yang sudah terbiasa memenangkan kejuaraan.
“Jangan biarkan Juventus mencium bau darah. Mereka telah mendominasi Liga Italia selama sembilan tahun. Mereka memiliki mentalitas terkuat dan siap untuk apapun,” tegas Gattuso.
“Mereka jarang kalah dua kali berturut-turut, jadi kami harus menampilkan performa yang luar biasa, berkonsentrasi dan menambahkan lebih banyak fokus dari biasanya di pertandingan nanti,” tegas Gattuso.
Gattuso juga mengenang kebersamaannya dengan Pirlo. Pirlo dan Gattuso merupakan sosok penting dalam kesuksesan AC Milan di era 2000-an. Mereka mengantarkan Rossoneri meraih gelar juara Liga Champions sebanyak dua kali. Selain itu, kombinasi Gattuso dan Pirlo juga membuat Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
“Kami memulai (karier) bersama pada usia 15-16 tahun, memenangkan turnamen U-21, Piala Dunia, dan segala lainnya untuk dimenangkan. Dia sangat penting untuk karier saya. Saya juga membantunya, karena dia memulai sebagai trequartista dan berubah menjadi deep-lying midfielder,” ujar Gattuso. “Kami teman baik, mengalami saat-saat indah di dalam dan luar lapangan tapi semua akan berbeda di pertandingan nanti. Yang perlu diingat, apapun yang terjadi kami akan menjadi teman baik setelah peluit akhir,” tutup Gattuso. (*)
Perkiraan Susunan Pemain
Juventus (4-4-2): Szczesny; Danilo, Bonucci, Demiral, Bernardeschi; Chiesa, Arthur, McKennie, Ramsey; Cristiano Ronaldo, Morata.
Napoli (4-2-3-1): Ospina; Di Lorenzo, Manolas, Koulibaly, Hysaj; Demme, Bakayoko; Lozano, Zielinski, Insigne; Mertens.
Editor: Aspian Nur