Manajer Mikel Arteta sama sekali tak memasukkan nama Ozil ke dalam skuad Arsenal di musim ini. Baik di Liga Inggris maupun Liga Champions.
Tak diketahui jelas alasan Arteta mencoret dan mengasingkan Ozil dari skuad di sepanjang musim ini.
Selama Ozil tak pernah bermain, dia tetap digaji oleh Arsenal. Total dia mendapat gaji 350 ribu poundsterling per pekan.
Jumlah itu belum menghitung bonus-bonus yang diterima Ozil, termasuk bonus loyalitas sebesar 8 juta poundsterling yang akan dibayar di akhir kontrak.
Artinya sampai kontraknya berakhir Arsenal harus merogoh kocek sekitar 8,75 juta poundsterling plus bonus loyalitas tersebut untuk Ozil jika bertahan hingga akhir musim.
Untuk mencegah hal tersebut di tengah situasi keuangan yang sulit gara-gara pandemi Covid-19, Arsenal ingin benar-benar menjual sang pemain.
Sejauh ini, Fenerbahce tertarik merekrut Ozil yang sudah berstatus free transfer. Namun raksasa Liga Super Turki tersebut punya utang 257 juta poundsterling.
Untuk itu, dilaporkan Fenerbahce meminta bantuan fans untuk membantu keuangan mereka, terutama untuk membayar gaji pemain. Karenanya, jika jadi merekrut Ozil maka bukan tak mungkin eks Real Madrid tersebut harus rela gajinya terpangkas.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di CNNIndonesia.com hari Sabtu 9 Januari 2021 dengan judul : Cuma Makan Gaji Buta, Ozil Bakal Didepak Arsenal