"Kami sangat bahagia bisa berada di final setelah menghadapi tim yang bagus di pertandingan yang sulit. Brentford adalah tim yang sama baiknya dengan tim Liga Primer Inggris," kata pemain Tottenham Erick Dier usai laga.
"Setiap pertandingan terasa sulit, apresiasi untuk Brentford yang sangat terorganisasi. Kami sadar (Spurs) berada di jalur yang benar karena memiliki mental juara," kata Dier lagi.
Bagi Tottenham, ini jadi final mereka yang kesembilan di Piala Liga Inggris, hanya kalah dari Liverpool (12 kali). Dari delapan penampilan sebelumnya di final Piala Liga Inggris, Tottenham jadi juara sebanyak empat kali.
Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian Tottenham Hotspur selama enam tahun untuk kembali ke final Piala Liga Inggris. Terakhir kali mereka menembus partai puncak di ajang ini adalah pada 2014/2015. Namun, kala itu Tottenham harus puas jadi runner-up usai dikalahkan Chelsea di babak final. Sementara terakhir kali Tottenham jadi juara Piala Liga Inggris adalah pada 2007/2008.
"Kami semua sangat senang, sudah lama sekali dan kami menunggu momen ini," ujar Moussa Sissoko.
Final Piala Liga Inggris baru akan digelar pada 25 April mendatang di Stadion Wembley. Manajer Tottenham Jose Mourinho meminta skuadnya untuk menepikan ambisi memenangi trofi juara dan fokus ke pertandingan-pertandingan Piala FA, Liga Inggris, dan Liga Europa yang ada di depan. "Finalnya masih tiga bulan lagi. Kami harus menunggu finalnya jadi kami harus fokus pada apa yang ada di depan,” sebut Mourinho. (*)
Editor: Aspian Nur