"Saat Anda mengawali balapan dari posisi pole, Anda bisa mengendalikan irama balapan dan itu membuat perjuangan Anda menjadi lebih mudah. Saya harus menghadapi para back-marker namun secara keseluruhan kami tampil apik sepanjang laga," imbuh pembalap Belanda berusia 23 tahun itu.
Verstappen masuk finis 15,976 detik lebih cepat dari Bottas dan 18,415 detik di depan juara Formula 1 Hamilton.
Hamilton, yang kembali membalap setelah pulih dari covid-19, kesulitan menghadapi Verstappen. "Anda tidak bisa menang terus. Mengingat beberapa pekan yang harus saya hadapi, saya puas dengan hasil akhir pekan ini meski saya belum tampil 100%," kata Hamilton.
"Saya mengucapkan selamat untuk Max. Ini adalah balapan yang berat bagi saya dan saya senang ini telah usai. Hasilnya tetap fantastis karena dua pembalap Mercedes naik podium," lanjutnya.
Sementara balapan di Abu Dhabi ini sekaligus jadi ajang perpisahan bagi juara dunia F1 empat kali, Sebastian Vettell. Vettel pamit dari Ferrari dengan menyanyikan lagu berbahasa Italia tanda terima kasih lewat radio di Grand Prix Abu Dhabi serta persembahan trofi perpisahan yang besar.
Pebalap Jerman itu yang berharap mengikuti jejak pahlawan masa kecilnya dan pebalap terhebat Ferrari Michael Schumacher, menyelesaikan balapan pemungkas dengan finis di posisi 14, satu posisi di belakang rekan satu timnya, Charles Leclerc.
"Grazie Seb" tertulis di papan pit ketika tim berkumpul untuk sesi foto bersama ditemani sebuah trofi dengan desain bergaya Si Kuping Besar Liga Champions, untuk merayakan 14 kemenangan Vettel dalam enam tahun karirnya bersama tim asal Italia itu.
Vettel, yang akan bergabung dengan tim Aston Martin (nama baru untuk Racing Point) tahun depan, menempatkan dirinya di peringkat tiga daftar kemenangan pebalap Ferrari meski belum pernah mempersembahkan gelar juara dunia bagi tim tersebut.
Dia memiliki koleksi 12 pole position dan 55 podium, serta 14 catatan lap tercepat untuk tim Kuda Jingkrak. "Ini hari yang emosional dengan para mekanik menyampaikan selamat tingga di grid. Saya rasa ada dinamika dan tekanan yang berbeda di sana," kata Vettel, yang meraih empat titelnya bersama Red Bull dari 2010-13 itu. "Saya sedih untuk orang-orang ini, saya akan merindukan mereka tapi juga senang menempuh petualangan baru," paparnya. (*)
Editor: Aspian Nur