Dia menempati urutan ketiga dalam balapan di MotoGP Andalusia dan berhak atas 16 poin. Jika ditarik secara keseluruhan mulai dari pertama kali mencicipi MotoGP, raihan musim ini adalah yang paling buruk. Bahkan jauh dibanding musim lalu, ketika dia menempati urutan tujuh.
Mulai turun di kelas 500cc pada 2000, total pembalap berjuluk The Doctor itu sudah menyabet tujuh gelar juara dunia. Bahkan setahun dari debutnya, Rossi menyabet gelar juara lima kali beruntun. Tapi saat ini dia sudah mulai kesulitan untuk bersaing dengan pembalap muda lainnya.
Karena bermunculan nama pesaing, tidak cuma Marc Marquez, tapi juga Joan Mir, Franco Morbidelli, hingga Fabio Quartararo. Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengatakan bahwa ia berjanji akan memberikan yang terbaik untuk pembalap asal Italia itu.
Ia mengaku jiwa kompetitif Rossi masih sangat tinggi. “2020 adalah musim ke-15 Valentino bersama Yamaha Factory Racing MotoGP Team. Saya memiliki kenangan yang hidup di tahun-tahun itu,” kata Jarvis. Jarvis menggambarkan The Doctor seperti ‘rollercoaster’, artinya perjalanan Rossi yang naik turun, tetapi dia mencetak capaian dengan Yamaha dengan mengesankan.
“Ada naik ada turun, ini seperti naik rollercoaster, tapi daftar capaiannya dengan Yamaha sangatlah mengesankan: empat titel Kejuaraan Dunia MotoGP, 255 balapan Grand Prix, 56 kemenangan, 142 podium. Apa yang dia capai selama waktunya bersama kami itu luar biasa,” kata Jarvis lagi.
Jarvis mengungkapkan perpisahan Rossi dengan tim pabrikan Yamaha, bukanlah perpisahan sesungguhnya, tetapi ini hanya transisi. “Dalam kasus Valentino kami kini menghadapi apa yang saya boleh bilang 'perubahan pengawal'.
Meski dia meninggalkan tim pabrikan Yamaha, itu bukan akhir dari karirnya. Ini bukan skenario perpisahan yang sesungguhnya, ini adalah momen transisi,” papar Jarvis Kepindahan Rossi ke tim barunya ini, akan diikuti dengan sejumlah kru yang selama ini membantunya, juga akan ikut diboyong.
“Pada akhirnya ini musim yang cukup rumit bagi semua orang dan juga bagi saya karena kami mendapati sejumlah penampilan yang baik, juga kadang-kadang tidak mampu menyelesaikan balapan karena ketidakberuntungan atau saya melakukan kesalahan,” kata Rossi.
Setelah menyelesaikan balapan di Portugal Minggu 922/11/2020) lalu, Rossi bersama tim Monster Energy Yamaha melakukan perpisahan di garasi. “Sangat emosional karena ini adalah 15 tahun kebersamaan. Periode yang sangat penting dalam karir dan kehidupan saya dengan banyak hal yang tidak terlupakan dan juga kenangan, teman, dan persahabatan,”ungkap Rossi. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini dirangkum korankaltim.com dari berbagai sumber hari Senin 23 November 2020.