Pandemi Corona, FIFA Menderita "Kanker"
1 menit baca309 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Pandemi corona memukul sektor ekonomi dan bisnis. Banyak perusahaan mengalami krisis pendapatan sejak virus asal Cina ini mewabah.
Salah satu yang ikut merasakan krisis pendapatan akibat corona adalah induk organisasi sepak bola dunia (FIFA). Ya, FIFA kehilangan banyak uang dan menderita "kanker" alias kantong kering selama pandemi.
Dilansir dari Kompas.com yang merilis laporan keuangan terkini, Rabu (19/8/2020), FIFA dalam proyeksinya mengatakan akan kehilangan hingga 6,4 miliar dollar AS atau Rp 89,6 triliun pada 2019-2022.
Pandemi corona membuat agenda besar FIFA juga terimbas. Hal ini, sudah barang tentu menyumbat pemasukan.
Padahal, FIFA berharap mendapatkan pemasukan dari Piala Dunia Antarklub yang bergeser ke Juni 2021 dan tidak berlanjutnya Piala Konfederasi.
Sejauh ini, FIFA melalui berbagai program tengah mengantisipasi susutnya cadangan keuangannya.
Pada 2018, FIFA mengantongi dana cadangan 2,74 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 38,3 triliun.
Sementara, hingga akhir 2022, FIFA Berharap mengantongi dana cadangan maksimal 1,6 miliar dollar AS atau Rp 22,4 triliun.
"Dana ini adalah dana persiapan jika Piala Dunia 2022 ditunda," kata pernyataan FIFA.
Editor: M.Huldi
Berita sudah terbit di kompas.com, Jumat 21 Agustus 2020, dengan judul "FIFA Kehilangan Banyak Uang".










