Dalam sejarahnya, Barcelona memiliki rapor buruk ketika berhadapan dengan Munchen menurut statistik Transfermarkt. Dari 10 pertandingan, Blaugrana hanya menang 2 kali dan kalah 6 kali. Pada 5 laga terakhir melawan Munchen, Barcelona menang sekali dan 3 kali kalah. Akan tetapi hasil berbeda dimiliki Barcelona saat melawan klub-klub asal Jerman, dari 66 pertandingan, mereka menang 36 kali dan kalah 16 kali.
"Saya mendengar sesuatu, tetapi saya tidak terlalu memperhatikan. Saya tahu orang-orang Bayern, dan para pemainnya tidak berpikir demikian (meremehkan Barcelona)," ujar gelandang Barca Arturo Vidal dikutip korankaltim.com dari cnnindonesia.com "Mereka tidak bermain melawan tim Bundesliga, tapi melawan Barcelona, tim terbaik di dunia," tegas pemain timnas Chile ini
Vidal tidak membantah Munchen sedang dalam performa terbaik setelah memenangi dua gelar domestik di musim ini. Akan tetapi, Vidal yang juga mantan pemain Munchen tidak khawatir dengan kondisi tersebut. "Mereka memenangi dua gelar yang sangat sulit, dan mereka ada di sana [juara] karena suatu alasan. Munchen selalu jadi favorit, saya pernah di sana tetapi mereka bermain melawan kami, tim terbaik di dunia," katanya lagi.
Barcelona diprediksi akan kembali memakai formasi 4-3-3 dengan Trio MSG (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann). Trisula ini layak meningkatkan produktivitas mereka di kompetisi Eropa. “Kami sangat menantikan laga nanti. Kami telah bekerja dengan baik secara taktik dan kami siap memainkan pertandingan. Kami tahu [laga] ini akan sulit, tetapi kami tahu apa yang mesti kami lakukan untuk lolos ke semifinal,” kata Antoine Griezmann.
Sementara Bayern Munchen datang ke Lisbon dengan rasa percaya diri tinggi terlebih bek Niklas Sule sudah pulih dari cedera panjang. Meski diperkirakan tak akan bermain sejak sepak mula, tenaga pemain timnas Jerman itu bisa dimanfaatkan dalam momentum penting kala Die Roten butuh bermain lebih bertahan. “Kami telah menganalisis laga melawan Chelsea dan melihat situasi bahwa kami bisa bermain lebih baik. Saya pikir kami menampilkan performa yang baik, tetapi kami harus lebih berkonsentrasi pada diri kami sendiri,” ucap Niklas Sule.
Yang menarik, laga ini jadi pembuktian adu tajam Messi dan Robert Lewandowski. Mengutip Transfermarkt, Robert Lewandowski berada di urutan teratas sebagai pencetak gol terbanyak Liga Champions 2019/2020 dengan catatan 13 gol. Sementara itu, penyerang Barcelona, Lionel Messi tertinggal jauh karena baru mencetak 3 gol. Capaian 13 gol milik Lewandowski bahkan setara dengan total jumlah 13 gol keseluruhan Barca di UCL musim ini.
Namun Messi bisa kembali unjuk gigi usai mencetak gol di leg kedua saat menghadapi Napoli. Musim ini, La Pulga merupakan top skor Liga Spanyol dengan catatan 25 gol. Messi juga ganas lawan klub-klub asal Jerman di Liga Champions. Dikutip dari situs UEFA, Messi sudah menghadapi 6 klub Bundesliga dalam 16 pertandingan. Dari catatan tersebut Messi sudah mengemas 17 gol dan memberikan 8 assist. (*)
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Jumat 14 Agustus 2020 dengan judul Barcelona Diremehkan, Vidal Peringatkan Munchen