Kayla menjadi maskot kebanggaan Palace sejak 2010. Ia sering menggetarkan hati para suporter Palace dengan terbang di sekitar Selhurst Park sebelum pertandingan dimulai. "Dengan kesedihan mendalam, kami harus mengabarkan Kayla, bald eagle kami yang cantik, mati setelah menderita serangan jantung fatal," tulis Eagle Heights dalam rilis resmi.
"Terima kasih kepada semua orang yang telah menyumbang untuk tagihan dokter hewan dan perawatannya selama beberapa hari terakhir. Dia sudah tenang sekarang," imbuh tulisan itu sembari mengunggah dengan foto burung itu terbang di sekitar Selhurt Park. "Kami sangat sedih mendengar bahwa Kayla telah meninggal. Kami akan sangat merindukannya," tulis Palaca dalam narasi cuitannya.
Para pendukung Palace pun meluangkan waktu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kayla.
Seorang di antaranya mengatakan bahwa kematian Kayla akan mengubah suasana "Suasana tak akan sama tanpa Kayla yang terbang menukik di sekitar stadion sebelum kick-off," kata suporter yang tak disebut namanya itu. Penggemar lain mengatakan dia dan anak-anaknya memiliki kenangan indah ketika melihat Kayla terbang sebelum pertandingan dan merasa "sedih" oleh berita itu seperti diwartakan bola.com.
Kayla ditangkap oleh pendiri Eagle Heights, Alan Ames. Karyawan Palace kemudian mendekati Ames pada 2009. Mereka ingin burung itu muncul setiap hari pertandingan, sebelum menjadikannya maskot resmi klub. Kayla sering menghabiskan waktu dengan pendukung di luar Selhurst Park sebelum dibawa masuk untuk terbang dari satu ujung stadion ke ujung lain sebelum kick-off dan paruh waktu.
Popularitas Kayla sempat membuatnya tampil di sampul depan album Kings of Leon pada 2008.
Maskot Crystal Palace ini bahkan nyaris jadi bintang Hollywood setelah digunakan sebagai aktor cadangan untuk film Clash of the Titans pada 2010. (*)