Berharap Olahraga Terus Suarakan Perang Melawan Anti-Rasialisme
2 menit baca373 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Kematian George Floyd memicu reaksi keras dari banyak pihak, termasuk para atlet dunia yang dengan lantang menyuarakan anti-rasialisme. Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, menilai sebenarnya peran atlet dalam menyuarakan aspirasi sosial dan politik belum terlalu membawa pengaruh.
Jika pun ada, itu di luar negeri dan hanya terbatas pada sosok atlet yang memiliki nama besar dan banyak penggemar. "Untuk atlet-atlet tertentu bisa membawa pengaruh. Misalnya atlet besar yang punya prestasi dunia seperti Michael Jordan yang jadi ikon, bisa berpengaruh karena dia punya banyak penggemar. Tapi kalau atlet biasa yang dari segi prestasi atau pengikut juga tidak terlalu menonjol tidak akan berpengaruh. Tergantung nilai kapasitas atlet itu sendiri," ucap Ujang.










