Sancho dan Hakimi menunjukkan pesan 'Keadilan untuk George Floyd' yang ditulis di kaus dalam setelah mencetak gol. Hakimi juga merayakan gol dengan membuat gesture tangan terkekang.
"Hattrick profesional pertama. Momen yang pahit secara pribadi karena ada hal yang lebih penting terjadi di dunia saat ini yang harus kita atasi dan bantu untuk perubahan. Kita harus bersatu dan berjuang untuk keadilan. Kita harus lebih kuat bersama," tulis Sancho lewat Twitter usai melawan Paderborn.
Thuram meniru tindakan mantan pemain klub NFL San Francisco 49ers Colin Kaepernick yang berlutut saat laku kebangsaan Amerika Serikat sebagai bentuk protes terhadap kekerasan terhadap masyarakat kulit hitam oleh kepolisian. “Dia [Thuram] ingin memberi pesan. Dia membuat pesan melawan rasial, yang kami semua sangat mendukungnya. Saya yakin semua pihak mendukung, semua orang memiliki pemikiran yang sama seperti dia," ujar pelatih Gladbach Marco Rose seperti diwartakan cnnindonesia.com.
Sementara itu McKennie menggunakan armband bertuliskan 'Keadilan untuk George Floyd' saat Schalke dikalahkan Werder Bremen 0-1. Pihak Schalke menyatakan dukungan untuk McKennie. "Kami harus membela apa yang kita yakini, dan saya yakin sudah saatnya kita didengar," tulis McKennie melalui Twitter.
Floyd meninggal pada 25 Mei lalu di Minneapolis setelah polisi bernama Derek Chauvin menekan lehernya menggunakan lutut. Floyd ditangkap karena dugaan belanja menggunakan uang palsu. Buntut kematian Floyd, aksi protes terjadi di sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Aksi protes itu juga diwarnai perusakan dan penjarahan di sejumlah kota seperti di Minneapolis, St Paul, hingga Atlanta. (*)