Alasan lainnya yang membuat eks penggawa Manchester United itu pulang karena sang ibu, Dolores Aveiro, dikabarkan sakit pada awal Maret lalu. Ronaldo pun memilih menemani ibunya lantaran ketika itu Serie A sedang diliburkan sementara sebelum akhirnya Italia memutuskan untuk lockdown yang membuatnya tak bisa kembali ke Juventus.
Tak bersinggungan dengan virus corona, tapi Ronaldo terpaksa dihantam bahaya lainnya karena dalam dua pekan terakhir, Madeira kerap diguncang gempa. Terbaru, pulau tempatnya dikarantina mengalami gempa berkekuatan 3,8 skala richter. Dan satu pekan sebelumnya, gempa itu datang dengan kekuatan 5,2 skala richter.
Dikutip dari vivanews.com, meski tak memunculkan korban jiwa, tapi gempa tersebut membuat lalu lintas terganggu. Sebab, batu-batu di sekitar pulau jatuh dan memblokade jalan raya di sekitar pulau dikutip The Sun.
Pemain 35 tahun itu berpeluang menjalani masa karantina lebih lama menyadari situasi darurat di Italia yang tak kunjung usai. Juventus pun terkena dampaknya. Setelah Rugani, Blaise Matuidi juga dinyatakan mengidap COVID-19. (*)