Pihak Arsenal langsung melakukan langkah pencegahan dengan menutup pusat latihan mereka, London Colney. Para pemain yang yang terlibat kontak dengan manajer asal Spanyol ini juga akan dikarantina. "Pemain Arsenal yang melakukan kontak dengan Mikel akan dikarantina sesuai dengan pedoman kesehatan dari pemerintah. Kami memperkirakan cukup banyak orang di Colney yang melakukan kontak dengannya.. Pusat latihan kami London Colney telah ditutup setelah hasil tes Manajer tim Mikel Arteta malam ini menunjukkan positif COVID-19," bunyi pernyataan resmi Arsenal.
"Termasuk para pemain di tim utama dan para staff pelatih, serta sejumlah orang dari Akademi Hale End . Akademi milik kami ini juga telah ditutup sementara sebagai tindakan pencegahan," lanjut mereka.
Arsenal mengungkapkan sedang berkomunikasi dengan Departeman Kesehatan Inggris, pihak Liga Inggris serta FA terkait laga-laga ke depan. Meriam London menegaskan mereka tidak mungkin bisa bermain sesuai jadwal yang ditetapkan Liga Inggris. Arsenal sendiri pekan ini harus bertandang ke Amex Stadium, markas Brighton And Hove Albion pada laga pekan ke-30 Liga Inggris. Pertandingan ini rencananya digelar pada Sabtu (14/2/2020) besok. "Ini benar-benar mengecewakan, tapi saya mengikuti tes setelah merasa dalam kondisi tidak baik," ujar Arteta mengomentari apa yang dialaminya.
Tidak berselang lama dari pengumuman Arsenal, Premier League juga mengambil kebijakan. Mereka akan menggelar pertemuan darurat dengan perwakilan tim. Tujuan dari pertemuan ini untuk mengambil sikap terkait keberlangsungan Premier League. Mereka butuh keputusan cepat agar bisa melakukan tindakan lanjutan.
"Mengingat pengumuman Arsenal malam ini (waktu setempat) yang mengkonfirmasi pelatih mereka, Mikel Arteta telah positif COVID-19, Premier League akan mengadakan pertemuan darurat besok pagi mengenai jadwal pertandingan," demikian dikutip dari laman resmi Premier League. "Premier League tidak akan berkomentr lebih lanjut sampai setelah pertemuan itu dilaksanakan," ujar mereka. (*)