"Kesepakatan antara FC Barcelona dan Ernesto Valverde untuk mengakhiri kontraknya sebagai manajer tim utama. Terima kasih atas segalanya, Ernesto. Semoga sukses di masa depan," tulis pernyataan Barcelona via Twitter resmi klub.
Pemecatan Valverde dilakukan setelah melalui rapat panjang kemarin hingga akhirnya menjelang tengah malam atau Selasa (14/1/2020) pagi ini, Barcelona mengumumkan secara resmi pemecatan Valverde, disusul penunjukan mantan pelatih Real Betis Quique Setien sebagai penggantinya. "FC Barcelona dan Quique Setien telah mencapai kesepakatan untuk yang terakhir menjadi pelatih tim utama hingga 30 Juni 2022," kata juara Spanyol itu dalam sebuah pernyataan.
Valverde yang berusia 55 tahun, yang memimpin Barcelona meraih gelar La Liga berturut-turut pada 2018 dan 2019, mendapat kecaman musim ini karena penurunan kinerja tim. Padahal Barcelona berada di puncak klasemen Liga Spanyol pada pertengahan musim.
Valverde memenangkan Copa del Rey pada 2018 setelah ditunjuk pada 2017. Barcelona memimpin klasemen dengan 40 poin, di atas Real Madrid yang berada di urutan kedua dengan keunggulan selisih gol.
Barcelonaa juga masuk ke 16 besar Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Napoli.
Meskipun ia memiliki rekor domestik yang hebat, posisi Valverde dilemahkan oleh kegagalannya memenangkan Liga Champions. Barcelona dua musim berurutan dihentikan AS Roma pada 2018 dan Liverpool pada 2019 setelah unggul tiga gol dalam setiap pertandingan.
Posisi Valverde makin melemah setelah Barcelona bermain imbang 2-2 dalam derbi Katalunya kontra Espanyol. Kekalahan 2-3 dari Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol tampaknya menjadi puncak kesabaran manajemen yang kemudian memutuskan memecatnya.
Adapun penunjukkan Setien memang diluar dugaan karena sebelumnya disebutkan mantan gelandang Barca Xavi Hernandez yang merapat namun batal. Setelahnya ada nama mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino yang digadang jadi pengganti Valverde. Namun performa Setien bersama Real Betis dua musim jadi pertimbangan untuk merekrutnya. Setien sukses membawa Betis finis di peringkat keenam di La Liga edisi 2017/18. Sebagai informasi, itu jadi torehan tertinggi klub asal Andalusia itu dalam 12 tahun terakhir. (*)