Bek Liverpool, Andrew Robertson, menyebut timnya lebih percaya diri untuk saat ini. Bek kiri asal Skotlandia itu juga mengatakan Napoli adalah tim paling dekat yang hampir memupuskan mimpi Liverpool musim lalu. "Kami tahu bagaimana dekatnya kami dengan mereka pada musim lalu, betapa pentingnya kemenangan di Anfield. Kami sekarang lebih percaya diri dan berharap kembali lolos dari fase grup," kata Robertson dikutip dari tirto.id. "Kami tahu Naples seperti apa, tetapi sekarang kami bisa fokus dan memulai untuk mencoba mempertahankan gelar. Kami hanya melihat tantangan di depan. Ini dimulai di Naples, memang sulit, tetapi kami melihat ke depan," tegas Robertson.
Liverpool sendiri memiliki rekor buruk saat menjalani laga tandang fase grup di Liga Champions dengan kalah kontra Napoli, PSG, dan Red Star Belgrade pada musim lalu. Akan tetapi kali ini terbilang mudah lantaran hanya akan bertemu dengan Red Bull Salzburg dan Racing Genk. Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool tidak dapat memainkan Divock Origi yang cedera di laga terakhir melawan Newcastle. Selain itu, sosok Alisson Becker juga masih belum pulih dari cedera. Tetapi Jordan Henderson yang diistirahatkan dalam laga tersebut diyakini akan tampil sebagai starter.
Di kubu tuan rumah, pasukan Carlo Ancelotti memperkuat lini belakang dengan mendatangkan Kostas Manolas dari AS Roma dan Giovanni Di Lorenzo dari SPAL. Kendati demikian, catatan kebobolan Partenopei di ajang Serie A jadi salah satu yang terburuk. Mereka telah kebobolan 7 gol hanya dari 3 laga terakhir. Hal tersebut tidak menjadi masalah apabila lini serang mereka mampu mencetak gol lebih banyak. Total, 10 telah disarangkan Lorenzo Insigne dan kolega dalam 3 laga awal Serie A.
Duet Lorenzo Insigne dan Dries Mertens kemungkinan masih akan menjadi andalan Ancelotti. "Kami tidak mempersiapkan rotasi skuad, tapi kami mencoba melakukan perubahan tergantung saat sesi latihan. Semuanya berada di level tinggi, ini penting untuk perkembangan proses dalam skuad," ucap Carlo Ancelotti (*)