Dari laporan ESPN, polisi South Wales akan menjadi kekuatan pertama yang menggunakan perangkat lunak pengenal wajah, yang akan dihubungkan dengan kamera CCTV di sekitar kota untuk memantau orang-orang yang mungkin sudah memiliki daftar hooligan atau teroris. Sementara itu, untuk pertama kali sepanjang sejarah kompetisi, final Liga Champions antara Juventus dan Madrid akan digelar dengan atap stadion tertutup. Asosiasi Sepak Bola Wales beralasan ini karena masalah keamanan.
Wakil Kepala Kepolisian South Wales, Richard Lewis mengatakan petugas disiapkan di sekitar arena stadion ataupun akses menuju Cardiff. “Kami memiliki kekuatan untuk menghentikan suatu kejadian buruk dengan kekuatan yang kami miliki. Tetapi, kami juga berencana untuk mengajukan tambahan personel untuk menjaga secara spesifik area yang akan digunakan sebagai tempat laga final,” kata Lewis
Jalan-jalan di sekitar Stadion Nasional Wales akan terlarang bagi siapa saja yang tidak mempunyai tiket final. Selain itu, tas seluruh fans tidak perbolehkan dibawa masuk ke stadion. Ketika acara fesfival berjalan, maka ada 6.500 personel yang berjaga. Jumlah itu sudah termasuk 550 perwira bersenjata lengkap.
Penjagaan ketat ini guna mengantisipasi kejadian teror seperti yang terjadi di Manchester Arena beberapa waktu lalu. Ketika itu, terjadi ledakan bom yang menewaskan 22 korban saat penyanyi pop Amerika Serikat, Ariana Grande menggelar konser. (bbc)