Pada balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo Senin (9/4) lalu, Marquez membuat serangkaian aksi kontroversial. Hal itu membuat Marquez dipenalti tiga kali di sepanjang balapan.
Kekacauan dimulai ketika motor Marquez mogok sebelum lampu start dinyalakan. Setelah berhasil menghidupkan mesin motornya, juara dunia enam kali itu bersinggungan dengan dua pebalap lain; Aleix Espargaro dan Valentino Rossi di tengah balapan.
Pebalap yang disebut terakhir jatuh usai disenggol Marquez di putaran-putaran akhir, yang membuahkan penalti 30 detik untuk dia. Namun, tidak sedikit yang menganggap sanksi terhadap pebalap berusia 25 tahun itu terlalu ringan.
Selain dihujani kritik, insiden ini otomatis memperburuk hubungan Marquez dengan Rossi yang sudah tidak harmonis sejak beberapa tahun terakhir. Buntutnya, usaha Marquez meminta maaf langsung dengan mendatangi garasi Rossi ditolak mentah-mentah. “Ketika aku melepas helmku (usai balapan) hal pertama yang coba kulakukan adalah minta maaf, ini sesuatu yang terjadi kepada semua pebalap. Kami semua habis-habisan tapi aku rileks karena itu adalah sebuah kesalahan dan yang penting adalah belajar dari kesalahan,” paparnya.
Sementara itu, rekan Marquez, Dani Pedrosa diragukan tampil di MotoGP Austin Minggu (22/4) pekan depan karena membutuhkan waktu sebulan untuk sembuh pasca operasi.
Juru bicara Repsol Honda mengatakan, Pedrosa menderita fraktur intra-artikular atau bagian pergelangan tangan kanan setelah tampil di Argentina pekan lalu. Cedera tersebut pernah membuat Pedrosa absen panjang pada 2015. “Jika hasil operasinya bagus, dia akan mulai pemulihan pada hari Sabtu. Konsekuensinya adalah dia kemungkinan absen di GP Austin,” demikian pernyataan resmi tim Honda. (spc)