Sabtu, 19/09/2026
Sabtu, 19/09/2026
Kiper Borneo FC Kadu (kanan), tak boleh lagi melakukan kesalahan seperti saat dikalahkan Dewa United tiga hari lalu karena Bali United jadi ancaman serius di Stadion Segiri besok sore. (dokborneofc)
Sabtu, 19/09/2026

Kiper Borneo FC Kadu (kanan), tak boleh lagi melakukan kesalahan seperti saat dikalahkan Dewa United tiga hari lalu karena Bali United jadi ancaman serius di Stadion Segiri besok sore. (dokborneofc)
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Performa yang diperlihatkan Borneo FC pada awal musim kompetisi Super League 2026/2027 jauh dari kata menjanjikan.
Kalah pada partai pembuka 0-1 dari Persija Jakarta di Stadion Segiri, Pesut Etam sempat bangkit dengan mengalahkan Persijap di Jepara 0-1, namun nyatanya itu tak mampu membangkitkan motivasi Juan Villa dkk karena pada laga kandang kedua di Stadion Segiri tuan rumah kembali kalah kali ini dengan skor telak 1-3 dari tamu mereka Dewa United FC, hal mana yang membuat anak asuh Mauro Jeronimo kini berada diposisi ke-10 klasemen sementara dengan baru mengantongi 3 poin.
Pekan ke-4 kembali dimainkan di Stadion Segiri Minggu (20/9/2026) sore besok dan ancaman hattrick alias tiga kali kalah di kandang pun ada di depan mata kalau Borneo FC tak bisa meningkatkan performa. Pasalnya, lawan yang datang berjuluk Serdadu Tridatu itu dalam dua pertandingan yang dilewati mengemas 2 kemenangan, mengantongi 6 poin dan berada diperingkat 3 klasemen dibawah Madura United dan Dewa United.
Wajar kalau kewaspadaan tinggi harus jadi perhatian anak-anak dari Kota Tepian kalau tak ingin semakin tenggelam, kehilangan kepercayaan dari fans mereka mengingat musim lalu Borneo FC menorehkan catatan fantastis, 11 kali kemenangan beruntun sampai akhirnya tumbang dan saat itu Bali United-lah yang memutus catatan apik Borneo FC di Stadion Segiri pada pekan ke-12 saat ditangani pelatih Fabio Lafundes. "Itu sulit untuk dijelaskan. Disepak bola kadang-kadang kita tidak mengerti kenapa kalah," ujar Jeronimo usai kekalahan memalukan dari Dewa United tiga hari lalu.
Pelatih asal Portugal itu menyebut tim asuhannya sejatinya bermain bagus, hanya saja kesulitan mengkonversi peluang di depan gawang menjadi gol. “Kami kalah dari Dewa United tapi pertandingan berikutnya (melawan Bali United) tak boleh kalah lagi. Kami kerja keras lagi. Sepak bola bukan sulap atau sihir. Sepak bola hanya soal kerja dan kerja," tegasnya.
Sementara tim tamu sudah datang ke Samarinda sejak kemarin. Pelatih Bali United Johnny Jansen membawa seluruh pemain terbaik ke Kota Samarinda. "Menurut saya, rasanya luar biasa dapat memenangkan dua pertandingan, ini adalah kemajuan besar dibandingkan saat kami memulai musim lalu dan kami percaya diri datang ke Samarinda,” ujar Jansen mengutip dari laman resmi klub.
"Mentalitas tim saat ini sangat bagus, tapi kami harus tetap mewaspadai Borneo FC karena mereka baru kalah di kandang, itu artinya mereka berusaha mencari pelampiasan kecewa dan kami harus mewaspadai itu,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 19/09/2026
Kiper Borneo FC Kadu (kanan), tak boleh lagi melakukan kesalahan seperti saat dikalahkan Dewa United tiga hari lalu karena Bali United jadi ancaman serius di Stadion Segiri besok sore. (dokborneofc)
TERPOPULER