Minggu, 06/09/2026

Borneo FC Tumpul di Segiri, Persija Curi Tiga Poin

Minggu, 06/09/2026

Kapten Borneo FC, Juan Felipe Villa berusaha menekan pertahanan Persija Jakarta pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026) malam. (Dok.Borneo FC)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Borneo FC Tumpul di Segiri, Persija Curi Tiga Poin

Minggu, 06/09/2026

logo

Kapten Borneo FC, Juan Felipe Villa berusaha menekan pertahanan Persija Jakarta pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026) malam. (Dok.Borneo FC)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Borneo FC mengawali Super League 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026) malam, Pesut Etam dipaksa menyerah 0-1 oleh Persija Jakarta.

Kekalahan tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan dalam permainan Borneo FC, terutama ketika menghadapi tekanan Persija pada babak pertama. Tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali harus bekerja keras meredam serangan tim tamu.

Persija bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya sejak awal pertandingan. Kombinasi Alexander Jeremejeff dan Witan Sulaeman menjadi ancaman bagi pertahanan Borneo FC.

Borneo FC baru mampu memberikan respons melalui Moussa Diarra. Penyerang tersebut sempat melepaskan sepakan keras yang mengarah ke gawang Persija, tetapi Nadeo Argawinata masih mampu mengamankannya.

Masalah Borneo FC kembali terlihat menjelang turun minum. Serangan cepat Persija dari sisi sayap membuat pertahanan Pesut Etam kehilangan konsentrasi. Stjepan Loncar kemudian mengirim umpan silang ke jantung pertahanan Borneo FC.

Alexander Jeremejeff yang berada dalam posisi bebas menyambut bola dengan sundulan. Kiper Kadu tak mampu menghentikan bola sehingga Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan sekaligus menunjukkan celah yang mampu dimanfaatkan Persija di lini pertahanan Borneo FC.

Memasuki babak kedua, pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo mencoba mengubah jalannya pertandingan melalui pergantian pemain. R. Varanda dan Nul Zikrak dimasukkan untuk menambah energi permainan tuan rumah.

Perubahan tersebut membuat Borneo FC tampil lebih agresif. Pesut Etam meningkatkan tekanan dan berusaha mencari gol penyeimbang.

Namun, tekanan yang dibangun Borneo FC belum menghasilkan penyelesaian akhir yang efektif. Persija mampu mempertahankan keunggulan dengan disiplin hingga pertandingan berakhir. Nadeo Argawinata juga menjadi salah satu pemain penting yang membuat peluang tuan rumah gagal berbuah gol.

Borneo FC kemudian kembali melakukan perubahan untuk meningkatkan daya gedor. Muhammad Ridho dan Caxambu dimasukkan dalam upaya mengubah permainan.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tidak berubah. Kekalahan ini membuat Borneo FC harus mengawali musim tanpa poin di kandang sendiri. Sebaliknya, Persija membawa pulang tiga poin dari Samarinda.

Editor: Erwin

Borneo FC Tumpul di Segiri, Persija Curi Tiga Poin

Minggu, 06/09/2026

Kapten Borneo FC, Juan Felipe Villa berusaha menekan pertahanan Persija Jakarta pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026) malam. (Dok.Borneo FC)

Share

Berita Terkait