Senin, 07/09/2026
Senin, 07/09/2026
Kai Havertz dan Martin Odegaard, dua gelandang Arsenal yang mencetak gol ke gawang Chelsea dalam derbi London. (reuters)
Senin, 07/09/2026

Kai Havertz dan Martin Odegaard, dua gelandang Arsenal yang mencetak gol ke gawang Chelsea dalam derbi London. (reuters)
KORANKALTIM.COM - Arsenal menggelontorkan dana hampir £200 Juta, setara dengan Rp4,766 Triliun, untuk pemain baru selama bursa transfer musim panas, namun gagal mendapatkan penyerang elit yang mereka idamkan.
Mantan penyerang Manchester City Julian Alvarez sempat masuk dalam radar mereka namun kini tetap bertahan di Atletico Madrid; sementara The Gunners juga meminati Morgan Rogers (Aston Villa), Bradley Barcola (Paris St-Germain) dan Vinicius Jr.
Rogers memilih bergabung dengan rival sekota Chelsea sedangkan Barcola pindah ke Liverpool dan Vinicius Jr tetap bertahan di Real Madrid.
Meski demikian, sang juara bertahan Liga Inggris musim lalu mengawali musim ini dengan performa sekuat saat mereka mengakhiri musim 2025-26—musim di mana mereka merayakan gelar Liga Premier pertama dalam 22 tahun.
Setelah meraih kemenangan atas Coventry City dan Aston Villa, mereka bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Chelsea—tim yang gemar belanja pemain besar-besaran—dengan skor 2-1 dalam laga derbi yang sengit Minggu (6/9/2026) tengah malam tadi berkat gol dari dua sosok yang sudah tak asing lagi.
Kai Havertz (pemain Arsenal sejak 2023) dan Martin Odegaard (yang bergabung pada 2021) mencetak gol saat tim berhasil melewati ujian besar pertama musim ini, menghadapi lawan yang telah menghabiskan dana hampir £350 juta sejak akhir musim lalu. Sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan, hanya kebobolan satu gol dan para pemain kunci yang tampil gemilang meski pada pertandingan melawan The Blues mereka tertinggal lebih dulu 0-1 dari gol Morgan Rogers menit 2.
"Mentalitas kami adalah untuk terus berjuang. Kami sudah sering membuktikannya," ujar sang kapten, Odegaard, yang mencetak gol kemenangan pada menit ke-50 setelah Havertz menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
"Kami tentu tidak ingin kebobolan cepat, tetapi reaksi tim sangat luar biasa. Pada akhirnya kami mendapatkan hasil yang pantas, dan respons kami sungguh brilian. Kami menunjukkan kualitas kami, baik saat menguasai bola maupun tidak, dan hasilnya mencerminkan hal itu," ucapnya.
Odegaard telah mencetak tiga gol dalam empat penampilan di semua kompetisi musim ini, padahal ia hanya mencetak satu gol dari 36 pertandingan pada musim lalu. "Itu adalah pertandingan besar, sangat krusial, melawan lawan yang tangguh, dan pada akhirnya kami berhasil meraih kemenangan; sungguh luar biasa," katanya.
Editor: Aspian Nur
Senin, 07/09/2026
Kai Havertz dan Martin Odegaard, dua gelandang Arsenal yang mencetak gol ke gawang Chelsea dalam derbi London. (reuters)
TERPOPULER