Duel yang berlangsung dengan tempo tinggi tersebut berakhir tanpa gol setelah kedua tim bermain imbang 0-0, menjadi pukulan bagi Borneo FC yang sedang memburu posisi teratas klasemen dan bersaing ketat dengan Persib Bandung dalam perebutan gelar juara musim ini.
Margin poin kini menjadi dua, setelah Maung Bandung menang 1-2 dari tuan rumah PSM Makassar di Stadion BJ Habibie Pare-Pare pada laga lainnya malam tadi dan mengemas 79 angka.
Borneo FC berada di posisi kedua dengan 76 poin, serta masih menyisakan satu pertandingan terakhir melawan Malut United FC di Samarinda Sabtu (23/5/2026) akhir pekan nanti.
Scenario juara anak-anak dari Kota Tepian adalah berharap Persijap Jepara mengalahkan Persib di Bandung saat Borneo FC menjamu Malut United di Stadion Segiri Samarinda.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengakui timnya tampil kurang maksimal pada babak pertama. Permainan anak asuhnya baru mulai membaik setelah jeda turun minum.
“Babak pertama kami bermain di bawah standar biasanya. Pada babak kedua kami melakukan beberapa penyesuaian dan permainan sedikit lebih bagus, meskipun peluang dari kedua tim juga tidak banyak,” ujar Lefundes setelah laga.
Pelatih asal Brasil itu mengatakan Borneo FC sempat bermain lebih agresif pada menit-menit akhir demi memburu kemenangan. “Pada menit-menit akhir kami mencoba bermain lebih agresif dan berani untuk mencari gol kemenangan. Sayangnya kami gagal mencetak gol. Sekarang (kesempatan menjuarai liga) memang jadi lebih sulit, tetapi belum mustahil karena kompetisi belum selesai,” tegasnya.
“Kami tetap percaya dengan peluang yang ada. Kalau saya sudah tidak percaya lagi, buat apa saya bekerja disini? Kami akan berjuang sampai akhir bersama dukungan suporter di Samarinda dan berharap Persijap Jepara bisa membuat kejutan saat main di Bandung,” tegas Lefundes.
Editor: Aspian Nur