Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Pesut Etam menaklukkan tuan rumah dengan skor tipis 3-2 melalui pertandingan sengit yang diwarnai aksi saling balas gol hingga menit akhir.
Kemenangan ini membuat Borneo FC terus memberikan tekanan kepada Persib Bandung di papan atas klasemen. Sementara itu, Bali United harus rela kehilangan poin meski sempat dua kali menyamakan kedudukan.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dengan mengandalkan permainan cepat. Bali United yang bermain di hadapan pendukung sendiri mampu membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-21 melalui Teppei Yachida.
Gol bermula dari kerja sama apik di area kotak penalti Borneo FC. Setelah menerima umpan satu-dua dari rekannya, Yachida langsung melepaskan tendangan first time yang gagal diantisipasi penjaga gawang Nadeo Argawinata.
Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Serdadu Tridatu. Tertinggal satu gol membuat Borneo FC meningkatkan intensitas serangan. Namun rapatnya lini pertahanan Bali United memaksa tim tamu mencoba peluang dari luar kotak penalti.
Pada menit ke-24, Juan Villa hampir mencetak gol penyeimbang lewat tendangan keras jarak jauh. Bola sempat mengarah ke sudut gawang, tetapi masih mampu ditepis oleh kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif dan akhirnya berhasil menyamakan skor pada menit ke-48. Mariano Peralta menjadi aktor utama lewat aksi individunya di sisi kiri pertahanan Bali United.
Peralta menusuk ke area halfspace sebelum melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok kanan gawang. Mike Hauptmeijer gagal menjangkau bola dan skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Bali United mencoba kembali mengambil kendali permainan melalui serangan balik cepat. Teppei Yachida hampir membawa timnya kembali unggul lewat sundulan di dalam kotak penalti, namun Nadeo Argawinata tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting.
Tak lama berselang, Nadeo kembali menjadi penyelamat Borneo FC setelah berhasil memblok tembakan jarak dekat Tim Receveur.
Drama pertandingan semakin memanas pada menit ke-71 ketika wasit menunjuk titik penalti untuk Borneo FC. Keputusan itu diambil setelah tayangan VAR menunjukkan adanya handball yang dilakukan Bagas Adi di area terlarang.
Mariano Peralta yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya membawa Borneo FC berbalik unggul 2-1.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bali United berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui situasi sepak pojok.
Sundulan Kadek Agung di tiang jauh berusaha dibuang oleh bek Borneo FC, Caxambu, tetapi bola justru masuk ke gawang sendiri dan menghasilkan gol bunuh diri. Saat pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Borneo FC kembali menunjukkan mental kuatnya.
Juan Villa menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Pemain asal Kolombia itu melepaskan tendangan first time keras yang meluncur ke pojok kanan gawang Bali United tanpa mampu dihentikan Mike Hauptmeijer.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-2 untuk keunggulan tim tamu. Borneo FC sebenarnya sempat mencetak tambahan dua gol melalui Koldo Obieta dan Juan Villa. Kedua gol tersebut dianulir wasit usai tinjauan VAR menunjukkan adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Borneo FC. Tambahan tiga poin ini menjaga asa Pesut Etam dalam persaingan papan atas klasemen Super League musim ini.
Editor: Erwin