Sejatinya pertandingan itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta sesuai Keputusan PSSI, namun setelah mendapat masukan dari pihak keamanan, I.League memutuskan memindahkan pertandingan ke Stadion Segiri
Terkait hal itu, Manajer Borneo FC Dandri Dauri memberikan tanggapannya. Dandri menegaskan, Borneo FC tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan terkait penunjukan Stadion Segiri sebagai venue pertandingan karena Pesut Etam berada di Bali, menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta Gianyar 11 Mei hari Senin, satu hari setelah pertandingan di Segiri.
“Perlu dipahami, Borneo juga statusnya sebagai penyewa Stadion Segiri. Jadi kalau ditanya tanggapan saya, tentu kami menghormati apapun keputusan dari PT Liga dan panitia pelaksana Persija yang terlibat langsung,” kata Dandri kepada Korankaltim.com Kamis (7/5/2026).
Saat ini fokus utama tim adalah mempersiapkan pertandingan mereka sendiri, khususnya laga penting menghadapi Bali United. “Kami lebih fokus ke pertandingan sendiri karena laga melawan Bali United lebih penting untuk kami saat ini,” tegasnya.
Dandri hanya berharap penggunaan Stadion Segiri dapat berjalan aman dan kondusif dan menitipkan pesan kepada seluruh pihak agar menjaga keamanan dan fasilitas stadion selama pertandingan berlangsung. “Kalau memang dipakai, saya hanya titip sebagai masyarakat Samarinda. Kam tentu berharap keamanan dijaga, fasilitas juga tolong dijaga. Mudah-mudahan tidak ada hal-hal yang membuat kita semua berpikir aneh-aneh,” ucap Dandri lagi.
Dandri menilai kehadiran laga besar seperti Persib kontra Persija dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah, khususnya pelaku Usaha Keci Mikro dan Menengah (UMKM) di Samarinda.
“Saya juga menyampaikan terima kasih karena ini sangat berpengaruh untuk UMKM. Pendapatan masyarakat bisa bertambah, parkir hidup, bahkan PAD dari tiket juga bisa menjadi pemasukan untuk pemerintah daerah,” sebutnya.
Diharapkan penyelenggaraan pertandingan tersebut dapat membawa citra positif bagi Kota Tepian dan Stadion Segiri, sebagai salah satu venue sepak bola nasional yang layak menggelar pertandingan besar. “Saya percaya dipilihnya Samarinda dan Stadion Segiri tentu ada penilaian tersendiri. Kalau suasananya damai, kotanya nyaman, masyarakatnya baik, itu yang harus kita syukuri,” tambahnya.
Dandri pun berharap ke depan semakin banyak event besar digelar di stadion yang berada di kawasan Kusuma Bangsa itu. Bahkanhal itu bisa menjadi momentum untuk mendorong pembenahan fasilitas stadion bersama pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan tidak hanya ini saja, even besar lainnya juga bisa hadir di Stadion Segiri. Nanti itu bisa jadi bahan diskusi dengan pemerintah kota dan pemerintah provinsi, apalagi kalau ada rezekinya kita bermain di level Asia, tentu pembenahan tambahan stadion juga perlu dipikirkan bersama,” Dandri memungkasi.
Persija sendiri sebagai tuan rumah pertandingan hari Minggu sore nanti saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 65 poin, selisih 7 poin dengan Persib di puncak klasemen dan Borneo FC diposisi kedua yang sama-sama mengemas 71 angka. Kalau Macan Kemayoran bisa mengalahkan Maung Bandung maka title race juara bisa berlangsung hingga akhir kompetisi atau pekan ke-34.
Editor: Aspian Nur