Kemenangan Borneo FC di depan pendukung sendiri dipastikan melalui gol sensasional Mariano Peralta menit ke-37 serta gol penutup Sihran Amrullah saat laga memasuki menit ke-88. Setelahl aga ini pada pekan ke-32 anak-anak dari Kota Tepian akan bersua Bali United Senin (11/5/2026) malam di Stadion I Wayan Dipta Gianyar yang jadi laga krusial, sementara Persib Bandung menantang Persija Jakarta sehari sebelumnya, Minggu (10/5/2026) sore.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengakui laga berjalan sulit bagi timnya. “Ini sesuai analisa kami. Mereka kemungkinan akan bermain dengan low block dan itu terjadi. Di awal pertandingan, itu membuat kami cukup kesulitan karena tak bisa masuk," kata Lefundes kepada wartawan usai pertandingan malam tadi.
Persita cenderung bermain pasif sembari menunggu momentum untuk meluncurkan serangan balik cepat maupun skema bola mati. Penanganan strategi lawan tersebut dilakukan dengan menginstruksikan para pemainnya agar tidak kehilangan konsentrasi.
"Mereka menunggu dan mencoba memanfaatkan counter attack atau set piece. Tapi kami sudah mengantisipasi itu. Saya minta pemain untuk tetap sabar dan tidak terburu-buru," jelas Lefundes.
Mengenai gol pembuka yang dicetak Peralta disebut Lafundes berkat kerja sama antar pemain di lini depan. "Gol pertama lahir dari kombinasi permainan yang bagus, dan Peralta mampu menyelesaikannya dengan sangat baik," tambahnya.
Laskar Cisadane sejatinya bermain dengan 10 orang pada babak kedua namun kondisi surplus pemain justru menghadirkan hambatan baru bagi progres serangan Borneo FC. "Ketika lawan kehilangan satu pemain, mereka justru bermain lebih bertahan. Itu membuat kami semakin sulit menembus," ungkapnya.
Diketahui pada laga malam tadi Persita kehilangan Rayco Rodriguez yang mendapat kartu merah pada menit ke-58. Selain itu, Eber Bessa juga tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera.
Kondisi tersebut membuat pelatih tim tamu Carlos Pena kesulitan sehingga akhirnya harus puas gagal mendulang angka penuh dari laga tandang ke Samarinda. "Kami bisa mengontrol permainan di babak pertama. Namun setelah kami buat kesalahan dan kebobolan menjadi sulit. Apalagi, kartu merah Rayco dan cedera Eber Bessa membuat kami sulit," kata Pena.
Persita tertahan di peringkat kesembilan klasemen Super League dengan raihan 44 angka dan akan berjumpa Persijap Jepara di Indomilk Arena Minggu (10/5/2026) akhir pekan ini.
Editor: Aspian Nur