Kepada Korankaltim.com usai sesi latihan Senin (4/5/2026) hari ini, Fabio menyebut persiapan sudah mulai difokuskan pada penguatan strategi serta peningkatan kesiapan mental pemain. “Kami sudah mulai persiapan tim. Hari ini kami mulai mengatur bagaimana tim bisa menghadapi Persita,” ujar Fabio.
Tim pelatih juga akan menggelar sesi video meeting untuk membedah kekuatan lawan sekaligus mendiskusikan strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan mendatang.
Laga melawan Persita disebutnya bukan sekadar pertandingan biasa. Selain bernilai penting bagi posisi tim, pertandingan ini juga menjadi momentum pembalasan setelah sebelumnya Borneo FC harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Persita.
“Waktu kami hadapi mereka di Tangerang kami kalah. Jadi sekarang kita kami harus balas disini (Samarinda. Kami punya pemain yang bagus dan kita siap untuk pertandingan berikutnya,” tegas pria asal Brasil itu.
Dari sisi kondisi tim, Fabio memastikan seluruh pemain berada dalam keadaan prima, baik secara fisik maupun mental. Performa dan semangat para pemain saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik. “Anak-anak luar biasa, kondisi semua sangat bagus,” ucap Fabio lagi.
Namun ia menekankan pentingnya menjaga intensitas dan fokus selama masa persiapan. Staf pelatih disebutnya terus memberikan tekanan positif agar para pemain tidak terlena.
“Jangan sampai mereka terlalu santai. Kalau kami lihat mereka mulai rileks, staf pelatih langsung tekan mereka karena kami punya target yang sangat penting,” jelas Fabio.
Seluruh pemain diminta untuk mengesampingkan persoalan di luar lapangan demi menjaga konsentrasi penuh pada target besar tim musim ini. “Kalau ada masalah kecil lupakan semua begitu masuk lapangan karena ada target besar untuk tahun ini,” tutup Fabio.
Pada putaran pertama Januari 2026 lalu, Borneo FC takluk 0-2 dari Persita lewat gol mantan pemain mereka, Javlon Guysenov dan penalty Aleksa Andrejic.
Borneo FC yang ada diurutan kedua klasemen memiliki poin sama dengan Persib Bandung 66, itu artinya mereka tak boleh tergelincir kalau ingin terus bersaing dalam title race atau persaingan menuju juga Super League musim 2025/2026. Pekan lalu anak-anak dari Kota Tepian menang 0-1 dari Persik Kediri di Stadion Brawijaya.
Sementara Pendekar Cisadane nangkring diurutan 9 klasemen dengan 44 poin dan baru saja menang 0-1 dari PSIM Jogjakarta di markas lawan.
Editor: Aspian Nur