Situasi ini membuat Borneo FC terus berada dalam tekanan untuk menjaga konsistensi di jalur persaingan juara.
Meski demikian, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya tidak terlalu larut dalam kegelisahan terkait posisi klasemen, melainkan tetap fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, yakni performa di lapangan.
Menurutnya, kembalinya Persib Bandung ke puncak klasemen merupakan hal yang wajar mengingat mereka masih memiliki keunggulan jumlah pertandingan yang belum dimainkan dibandingkan tim lain.
“Pada dasarnya mereka kembali ke posisi sebelumnya karena masih punya satu pertandingan lebih. Hal-hal yang terjadi di luar Borneo FC tidak bisa kami kontrol,” ujar Fabio, Minggu (3/5/2026).
Ia menekankan, fokus utama timnya saat ini adalah menjaga kualitas permainan serta meningkatkan performa pemain di setiap laga yang dijalani.
“Yang bisa kami kontrol adalah pertandingan yang akan kami mainkan, bagaimana performa pemain Borneo FC. Itu yang terus kami lakukan. Kita lihat nanti bagaimana rezekinya,” tambahnya.
Meski tekanan kompetisi semakin meningkat, Fabio mengaku tetap optimistis dengan peluang timnya di sisa musim. “Kami sangat optimis,” tegasnya.
Selain soal persaingan klasemen, Fabio juga menyinggung kondisi dirinya sebagai pelatih yang harus bekerja di bawah tekanan kompetisi ketat.
Fabio mengakui, ritme hidup seorang pelatih profesional jauh dari kata normal selama musim berjalan.
“Pelatih itu tidak pernah tidur normal saat kompetisi. Tidak ada yang benar-benar normal. Baru bisa makan dan tidur normal kalau sedang libur,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini masih ada waktu cukup panjang sebelum jeda kompetisi. “Masih sekitar satu bulan lagi sampai bisa benar-benar istirahat,” katanya.
Dengan situasi klasemen yang terus berubah dan persaingan yang semakin ketat, Borneo FC dipastikan akan berusaha maksimal menjaga peluang dalam perburuan gelar hingga akhir musim.
Editor: Erwin