Sejak peluit awal dibunyikan, Garudayaksa langsung tampil agresif. Hasilnya, gol pembuka tercipta cepat pada menit ke-5 melalui Zacky yang memaksimalkan umpan Andik Vermansah.
Persikad Depok sempat memberikan perlawanan dengan menyamakan skor pada menit ke-18. Rosalvo berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Garudayaksa untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Garudayaksa kembali menunjukkan respons cepat. Pada menit ke-27, Christian Frydek sukses membawa timnya kembali unggul setelah menaklukkan penjaga gawang Lutfi Masrohan. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Garudayaksa bermain lebih rapi dan disiplin dalam mengontrol jalannya pertandingan. Keunggulan akhirnya dipastikan lewat gol Everton Nascimento pada menit ke-59, memanfaatkan umpan dari Frydek.
Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan timnya sempat kehilangan fokus usai mencetak gol cepat, namun mampu kembali ke pola permainan yang direncanakan.
“Harusnya tetap sesuai game plan, pressing, tidak membiarkan lawan leluasa. Tapi di babak kedua ada perubahan dan kami bisa menang,” ujarnya dilansir dari Antaranews, Minggu (3/5/2026).
Hasil ini membuat Garudayaksa keluar sebagai juara Grup A sekaligus memastikan promosi langsung ke Liga 1, meskipun di pertandingan lain Adhyaksa FC mencatat kemenangan 4-0 atas Sriwijaya FC.
Widodo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi atas pencapaian tersebut.
“Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras, manajemen yang selalu mendukung, dan suporter,” tutupnya. (*)
Editor: Erwin