Kemenangan ini memperkuat posisi Borneo FC dalam perburuan gelar juara. Tim berjuluk Pesut Etam itu kini mengoleksi 63 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara. Mereka hanya terpaut satu poin dari Persib Bandung yang berada di puncak dan belum memainkan laga pekan ke-28.
Sejak awal laga, PSM Makassar tampil agresif dengan memberikan tekanan kepada tim tamu. Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Muhammad Arfan berhasil mencetak gol pembuka. Gol itu tercipta berkat kerja sama apik dengan Jacques Medina Themopele yang memberikan umpan matang.
Tertinggal satu gol membuat Borneo FC meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Fabio Lefundes itu mulai mengambil alih permainan dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-30.
Gelandang Juan Felipe Villa mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan peluang di depan gawang, mengubah skor menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling bertukar serangan demi mencari gol kemenangan. Borneo FC akhirnya berbalik unggul pada menit ke-77 melalui aksi Koldo Obieta Alberdi yang berhasil memaksimalkan umpan dari Mariano Peralta. Situasi semakin sulit bagi PSM Makassar menjelang akhir pertandingan.
Pada menit ke-84, bek Syahrul Lasinari harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 orang, PSM tetap berupaya mengejar ketertinggalan melalui serangan yang dipimpin Yuran Fernandes dan rekan-rekannya.
Namun, lini pertahanan Borneo FC tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat Borneo FC terus menjaga tekanan terhadap Persib Bandung dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 dengan raihan 28 poin, sehingga masih harus berjuang menjauh dari zona bawah.
Editor: Aspian Nur