Jika melihat posisi klasemen sementara, Borneo FC jelas lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan dalam pertandingan ini.
Tim berjuluk Pesut Etam saat ini menempati posisi kedua klasemen, menunjukkan performa yang cukup konsisten sepanjang musim.
Sebaliknya, Madura United tengah mengalami periode sulit dan masih terpuruk di peringkat ke-16.
Bahkan, tim yang dikenal dengan julukan Laskar Sappe Kerab tersebut belum sekalipun meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhirnya.
Meski secara statistik Borneo FC berada di atas angin, pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah.
Ia menilai kondisi Madura United yang sedang tertekan justru bisa menjadi ancaman tersendiri. Perubahan yang terjadi di tubuh tim lawan, termasuk pergantian pelatih, dapat memicu semangat baru bagi para pemain.
Dia meyakini, lawannya akan tampil habis-habisan demi keluar dari zona degradasi. “Memang mereka belum meraih kemenangan dan telah melakukan pergantian pelatih. Mereka tidak punya banyak pilihan selain berjuang keras untuk mendapatkan tiga poin,” ujar Fabio, Rabu (1/4/2026).
Pelatih asal Brasil tersebut juga menyoroti, posisi Madura United di papan bawah klasemen membuat mereka semakin berbahaya.
Tekanan untuk segera bangkit diyakini akan membuat pertandingan berjalan lebih sulit dari yang diperkirakan.
“Kami harus menyadari mereka akan menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan karena sedang berusaha keluar dari situasi yang mereka hadapi saat ini,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lefundes mengaku telah menyiapkan strategi khusus.
Dirinya memastikan, tim pelatih sudah memberikan arahan serta informasi detail kepada para pemain guna menghadapi laga penting ini.
Persiapan tim pun difokuskan sepenuhnya untuk pertandingan pekan ke-26, dengan harapan Borneo FC tetap mampu menjaga konsistensi dan mengamankan poin maksimal.
“Kami sudah memikirkan pertandingan ini dengan matang dan seluruh pemain telah mendapatkan instruksi yang diperlukan,” tutupnya.
Editor: Erwin